Jumat, 24 Februari 2017

Cari Untung Dengan Judi, 3 Orang Buruh Tani Diamankan Polisi

PROBOLINGGO - Ingin mencari penghasilan tambahan, membuat tiga petani asal Kabupaten Probolinggo ini nekat berjudi. Kini mereka harus mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Maron, Polres Probolinggo.

Tiga pelaku judi itu adalah MS (58), dan IB (62), keduanya sama-sama warga Kecamatan Maron, sedangkan YY (49), warga Kecamatan Kraksaan. Mereka dibekuk anggota Polsek Maron, Rabu (22/2) lalu, sekitar pukul 16.30 Wib.

Ketiga pelaku diamankan polisi bersama sejumlah barang bukti. Diantaranya, ada dua set kartu domino dan uang taruhan Rp 81 ribu. "Saat ditangkap ketiganya sedang asyik berjudi domino," jelas Kapolsek Maron AKP Budi Handoko.

AKP Budi menjelaskan, para tersangka ini sering berjudi sejak sebulan terakhir. Alasannya, untuk mencari untung karena penghasilan yang mereka dapat dari buruh tani tak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain judi domino, mereka juga sering berjudi togel. "Mereka terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara sebagaimana diatur dalam pasal 303 KUHP tentang Perjudian," tambah AKP Budi.

Kegiatan Bakti Sosial Polres Probolinggo 2017

video

Polres Probolinggo dan jajarannya mengadakan kegiatan bakti sosial kepada beberapa warga yang menderita penyakit tumor di wilayah Kabupaten Probolinggo, yang merupakan salah satu wujud nyata kepedulian akan kepedulian dalam bidang pelayanan kesehatan Polri untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.

Dekatkan Diri Dengan Tokoh Agama, Kasat Binmas Silaturahmi Dengan Ketua MUI

PROBOLINGGO - Kasat Binmas Polres Probolinggo AKP Hendrix K. Wardhana bersama anggota melakukan giat sambang dan silaturahmi ke kediaman ketua MUI Kecamatan Krejengan, Kamis (23/2/2017) sore kemarin.

Dalam kunjungannya Kasat Binmas menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas terkait situasi Kamtibmas di wilayah Kecamatan Krejengan serta antisipasi adanya kegiatan terorisme yang sekarang ini marak sering terjadi di wilayah Indonesia.

Selain itu, pelaksanaan silaturahmi ini juga untuk membangun kesepahaman dalam menangkal dan mencegah berkembang atau munculnya Paham Radikal serta memetakan dan mengidentifikasi juga menginventarisir Kelompok Radikal dan Anti Pancasila.

“Di dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, perlu adanya kerjasama dengan pihak-pihak terkait, terkhusus dalam hal ini masalah Terorisme, maka dari itu kami mengharapkan kerjasamanya untuk bersama-sama memantau serta memberikan informasi apapun yang mencurigakan,” ujar Kasat Binmas.

Atas dasar kunjungan tersebut, Ketua MUI Kecamatan Krejengan, menyatakan bahwa di wilayah Kecamatan Krejengan Insya Allah tidak ada warga yang terlibat dalam kegiatan terorisme dan dirinya akan siap menyampaikan sekecil apapun informasi yang didapat baik lewat informasi dari warga ataupun didengar sendiri dan akan langsung di informasikan ke aparat yang berwajib dalam hal ini Polsek Krejengan maupun langsung ke Polres Probolinggo, demi terciptanya kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kamis, 23 Februari 2017

Edarkan Pil Trex, Pemuda Ini Diamankan Polisi

PROBOLINGGO - Seorang pengedar pil trex di Kecamatan Gading berhasil dibekuk unit Reskrim Polsek Gading, Kamis (23/2/2017) siang tadi. Tersangka diketahui berinisial BU (21), warga Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Pemuda ini kini terancam hukuman penjara hingga 5 tahun lamanya.

Saat digeledah, petugas menemukan 51 butir pil putih berlogo Y (trihexyphenidyl) yang dikemas dalam 12 paket kecil. Bungkusan menyerupai permen itu masing-masing berisi 4 butir pil. Selain itu, uang hasil penjualan sejumlah Rp 50 ribu juga disita petugas sebagai barang bukti.

“Dia kita jerat dengan pasal 197 sub pasal 196 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun lamanya,” terang Kapolsek Gading AKP Sugeng Supriyanto

Polisi Tangkap 2 Pemuda Pengedar Pil Trex

PROBOLINGGO - Di Kecamatan Besuk, tim Resnarkoba Polres Probolinggo menciduk dua pemuda yang diduga mengedarkan obat keras jenis thrihexyphenidyl alias trex Rabu (22/2/2017) malam kemarin.

Keduanya adalah HL (26), warga Kecamatan Besuk, dan SH (24), warga Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo. Kedua pelaku diamankan saat  melakukan transaksi di rumah HL pukul 19.30 kemarin.

Dari tangan  pelaku, polisi mengamankan 811 pil  trex, 2 bungkus rokok, 1 bungkus sampo bekas, 1 bungkus semir rambut bekas, dan uang Rp 50 ribu.

Kasat Reskoba AKP Suherly Sanjaya mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari petugas yang melakukan penyamaran dnegan berpura-pura membeli pil tersebut. “Pelakunya kini sudah diamankan di polres,” jelasnya.

Atas perbuatannya, keduanya terancam dijerat Pasal 196 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara dan denda hingga ratusan juta rupiah.

Polres Probolinggo Gerebek Rumah Pengedar Sabu

PROBOLINGGO - Anggota Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Probolinggo, berhasil meringkus seorang laki-laki berinisial TW (33), warga Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, yang diduga memiliki narkoba jenis sabu, Rabu (22/2/2017) sore lalu.

Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin melalui Kasat Reskoba AKP Suherly Sanjaya menyampaikan, sebelum penangkapan pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang pemuda yang sering melakukan transaksi narkoba jenis sabu di wilayahnya.

Lanjutnya, berdasarkan informasi  terseb
ut pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil penyelidikan, anggota langsung melakukan penggerebekan di rumah TW.

“Dari hasil penggerebekan itu kami dapati narkoba jenis sabu seberat 10,33 gram yang sudah dikemas dalam beberapa bungkusan plastik klip,” paparnya.

Ditambahkan, saat ini tersangka sudah diamankan di Polres Probolinggo beserta barang bukti lainnya yakni plastik klip, kantong warna hitam, dan sebuah timbangan elektrik. Tersangka akan dijerat pasal 114 (1) sub pasal 112 (1) jo pasal 132 (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolsek Tegalsiwalan Berikan Penyuluhan Kepada Warga Desa Banjarsawah

PROBOLINGGO - Dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap peraturan dan perundang-undangan yang mengatur hajat hidup orang banyak dalam berkehidupan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di pendopo kantor Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, dibuka oleh kepala desa setempat, dan dihadiri oleh tokoh masyarakat, agama, adat dan pemuda yang duduk bersama untuk menerima sosialisasi hukum, Rabu (22/2/2017).

Kepala Kepolisian Sektor Tegalsiwalan AKP Jamal, dalam hal ini diperkenankan untuk menjadi narasumber dan memberikan sosialisasi serta penyuluhan hukum. Pada kesempatan tersebut, kapolsek juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum, dikarenakan perbuatan tersebut akan berdampak luas terhadap pandangan sosial masyarakat kepada pelaku yang telah melakukan tindakan terhadap pelanggaran peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Tentang penyalahgunaan narkoba yang kini melanda seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, Kapolsek berharap masyarakat di Desa Banjarsawah bisa mencegah dan menghindari narkoba karena barang haram tersebut dapat merusak masa depan.

Di akhir kegiatan, kapolsek juga berpesan kepada masyarakat untuk bisa berpartisiapsi dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan sekitar dengan menumbuhkan kesadaran untuk taat dan patuh hukum.