Sabtu, 18 November 2017

(VIDEO) Tak Kuat Nanjak, Motor Wisatawan Mogok di Perbatasan Desa Ngepung - Sukapura.


Cuaca mendung di siang hari yang menyelimuti Desa Ngepung Kecamatan Sukapura tidak menghalangi Petugas Polsek Sukapura menjalani rutinitas patroli. Setelah menerima informasi ada motor wisatawan mogok di perbatasan Desa Ngepung - Sukapura, Petugas Unit Patroli Polsek Sukapura langsung mendatangi ke lokasi kejadian pada Sabtu (18/11/2017).

Petugas Unit Patroli Polsek Sukapura, Aipda Dwi Irawan mengungkapkan pada saat menjalankan kegiatan patroli tiba-tiba menerima informasi dari masyarakat bahwa ada wisatawan yang kebingungan karena motornya mogok.  "Kedatangan kami disini adalah wujud nyata dari program quick wins yaitu quick response dalam memberikan pertolongan yang optimal kepada masyarakat", ujarnya saat diwawancarai Tim Tribratanews.

Diduga motor wisatawan yang mengalami mogok tersebut dikarenakan kehabisan oli. Kedua wisatawan asal kota Probolinggo yang diketahui mengendarai motor jenis bebek, Dewi (19) dan Ira (19) mengungkapkan akan berkunjung ke wisata air terjun Madakaripura dengan melewati jalur Desa Ngepung, namun sesampai di jalan tanjakan tepatnya di perbatasan Desa Ngepung-Sukapura tiba-tiba motornya mogok. "Kejadian ini bukan rekayasa, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Petugas Unit Patroli Polsek Sukapura karena motor kami dibawa ke bengkel untuk diperbaiki. Polsek Sukapura Mantaaaappp”, ujar dua gadis yang masih tercatat sebagai mahasiswi perguruan tinggi di Jember tersebut.(Mkh)

TAK CUKUP SEKALI ANGGOTA POLSEK TIRIS TERLIBAT ADU OTOT SALING MEMBAWA BATU DENGAN WARGA BINAANNYA



Polres Probolinggo (Polsek Tiris) - Beberapa hari lalu sudah terlibat adu otot dengan warganya dan hari ini Sabtu (18/11/2017), mulai pukul pukul 10.00 wib, anggota Polsek Tiris Aiptu Anang Fariadi, SH juga terlibat adu otot lagi, tidak ada jeranya memang anggota Polsek satu ini, eits eits eits jangan salah pikir dahulu, Aiptu Anang disini bukanlah adu otot dan membawa batu untuk berkelahi atau saling serang lempar batu dengan warga binaannya melainkan melaksanakan kerja Bhakti pembangunan perbaikan pengecoran atau rabat jalan bersama kades Tiris dan masyarakat Dusun Timur Sungai.

Kegiatan kerja bhakti ini merupakan niat yang ikhlas dan tulus yang ada dalam diri Aiptu Anang untuk kemajuan desa binaannya, dalam pelaksanaan nampak jelas masyarakat Desa Tiris antusias dan mengapresiasi kedatangan dan bantuan secara fisik dari Aiptu Anang, sungguh dekat dan guyub Aiptu Anang dan warga binaannya, semoga kebersamaan ini dapat berlangsung lama dan berkesinambungan.


Kapolsek Tiris AKP WIjaya membenarkan hal ini dikarenakan sudah sesuai dengan petunjuk arahannya kepada seluruh personil Polsek Tiris untuk selalu berisinergi dan monitoring kegiatan yang ada diwilayah hukum Polsek tiris, mudah mudahan dengan kegiatan turun langsung dan terlibat kegiatan masyarakat kita (Polsek Tiris) mendapat Apresiasi bahwa kita tidak hanya dinas dan pulang pada jam kerjanya imbuh Kapolsek Tiris
(Rep. Sek Tiris.)

BHABINKAMTIBMAS CEK PROYEK PEMBUATAN JALAN PAVING DI DESA SEKARKARE KECAMATAN DRINGU


Polres Probolinggo – Bhabinkamtibmas Polsek Dringu Polres Probolinggo melaksanakan patroli pembangunan jalan paving yang ada di desa binaannya. Sabtu (18/11/2017).

Sambang desa dan patroli desa merupakan tugas yang wajib dan harus di laksanakan setiap anggota Bhabinkamtibmas, seperti halnya yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sekarkare Kecamatan Dringu Bripka B. Hadi memberikan pesan pesan kamtibmas kepada para pekerja bangunan yang sedang melaksanakan proyek pembuatan jalan paving oleh tim pelaksana proyek Desa Sekarkare Kecamatan Dringu.

Bripka B. Hadi menghimbau kepada pekerja agar yang paling utama adalah mengutamakan keselamatan bekerja. Jangan karena di tuntun untuk selesai cepat dalam pembangunan tapi keselamatan di abaikan. Gunakan sarung tangan proyek untuk menutupi telapak tangan, gunakan sepatu boot dalam bekerja apabila ada benda tajam jadi kaki bapak bapak tidak terluka yang bisa mengakibatkan luka dan tetanus. (BHS)

KANIT BIMMAS POLSEK GADING BLUSUKAN KE POS YANDU

Polres Probolinggo (Polsek Gading) - Dulu ketika anak -anak bertemu dengan polisi akan takut dan  sembunyi bahkan lari. Oleh karena itu perlu adanya gerakan perubahan yang dilakukan oleh kepolisian sebagai upaya mendekatkan dan memperkenalkan sejak dini sosok Polisi kepada masyarakat khususnya anak – anak.

Dalam hal ini Kapolsek Gading Polres Probolinggo AKP Sugeng Supriantoro,SH menyampaikan dengan dilaksanakan program Polisi sahabat anak , kelak ketika anak - anak  tumbuh menjadi dewasa tidak ada lagi kesan takut lagi kepada Polisi melainkan dapat menjadi mitra dengan Polisi  hal itu merupakan wujud kepedulian polisi kepada masyarakat dengan turun langsung ketengah-tengah masyarakat.

Salah satu bentuk wujud dari kedekatan Polisi dengan Masyarakat  tersebut yaitu Kanit Binmas Polsek Gading  AIPTU BAMBANG bersama dengan  Bhabinkamtibmas  desa Gading wetan Bripka  EKO  turun tangan membantu bidan desa yang melaksanakan kegiatan posyandu  di Rumah Kepala Desa Gading wetan Bpk Supriyono yang diikuti 20  anak balita. (18/11/2017).

Tanggapan dari Ibu Bidan Kader Posyandu maupun orang tua anak bahwa sangatlah positif sekali, dimana tugas polisi tidak hanya nangkap pencuri saja tapi juga membantu tugas Sosial termasuk kegiatan ini tegas Bu Bidan. ( Ts )


JAGA KETAHANAN PANGAN JELANG NATAL 2017 DAN TAHUN BARU 2018

Polsek Kraksaan – Dalam rangka menjaga ketahanan pangan dan ketersediaan beras jelang perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 mendapatkan perhatian serius dari Pihak Kepolisian. Menindaklanjuti hal tersebut Polsek Kraksaan melaksanakan patroli dan sambang ke sejumlah pengusaha selep / penggilingan beras di wilayah Kecamatan Kraksaan, Sabtu (18/11/2017).

Dimana pada saat ini dikabarkan marak terjadinya mafia dan kartel pangan, apabila mereka dibiarkan stabilitas harga dan stok pangan bakal riskan sehingga mafia dan kartel pangan perlu ditindak tegas.

Mafia dan kartel pangan bekerja dengan cara memborong semua hasil panen petani untuk meraup untung yang kemudian hasil panen tersebut disimpan untuk waktu tertentu hingga stok barang dipasar menipis. Ketika terjadi kelangkaan pasokan, mereka lalu menjualnya dengan harga yang tinggi.

Menindaklanjuti hal tersebut, Polsek Kraksaan melakukan koordinasi dan pendataan kepada seluruh pengusaha selep / penggilingan beras utamanya di wilayah hukum Polsek Kraksaan serta meningkatkan patroli untuk mengecek jumlah ketersediaan stok beras untuk mencegah berkembangnya mafia / kartel pangan yang dapat mengancam ketahanan pangan di wilayah Kab. Probolinggo utamanya Wilayah Kec. Kraksaan.


“Kapolsek Kraksaan KOMPOL Budi Harianto, S.H. mengatakan pihaknya mendapatkan undangan dari Polres Probolinggo dengan mengajak seluruh pengusaha selep / penggilingan beras di Kec. Kraksaan untuk mengikuti rakor dalam rangka pembentukan satgas pemberantasan mafia / kartel pangan yang akan dilaksanakan di Polres Probolinggo, Senin (20/11/2017) lusa.” Terangnya kepada Tribratanews. (JR/YL)

AJAK PELAJAR SADAR BERLALU LINTAS DAN BEBAS NARKOBA

Polsek Kraksaan – Untuk mengkampanyekan tertib berlalu lintas dan bebas dari narkoba, Panit 1 Lantas Polsek Kraksaan IPTU Agus Rahmad Wijaya melaksanakan penyuluhan dengan materi "Tertib berlalu lintas dan Bahaya Narkoba" bagi remaja pelajar di wil Kec. Kraksaan, Kab. Probolinggo.

Giat yang dilaksanakan di SMP Islam yang terletak di Kel. Semampir Kec. Kraksaan, Sabtu (18/11/2017) pagi tersebut diikuti oleh siswa - siswi SMP Islam Kraksaan berjumlah 325 yang terdiri dari 152 siswa dan 173 siswi yang didampingi oleh Kepala Sekolah SMP Islam Sdr. Babun, S.Pd. berserta sejumlah guru pengajar.

IPTU Agus dalam binluhnya menyampaikan kepada pelajar terkait materi Undang-Undang Nomor  22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas agar para siswa dan siswi memahami akan pentingnya menerapkan disiplin berlalu lintas mulai dari dini untuk membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan utama juga dampak yang ditimbulkan dari pelanggaran lalu lintas berupa kecelakaan lalu lintas dan sanksi hukum bagi pelanggarnya. Selain  itu juga disampaikan materi Undang - Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan tujuan agar siswa – siswi paham dan mengerti serta lebih berhati – hati terhadap peredaran narkoba serta bahaya yang ditimbulkan dari pengaruh narkoba.

“Giat binluh dan himbauan kamtibmas merupakan Program Promoter 8 tentang penguatan Harkamtibmas serta sinergitas Polri dengan Pihak sekolah / pelajar dalam ciptakan generasi muda yang berkwalitas / berprestasi serta pemahaman akan pentingnya tertib berlalu lintas dan bebas Narkoba dilingkungan Pelajar.” Terang IPTU Agus. (JR/YL)

Berbuat Baik Bisa Kapan Saja Dan Dimana Saja

Polres Probolinggo - Terik panas sinar matahari siang itu tidak melunturkan tekad Anggota Polsek Kuripan untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Siang itu Sabtu, (18/11/2017) dua orang Anggota Polsek Kuripan AIPTU UTOMO dan BRIPDA DWI CAHYO yang sedang dinas siang melaksanakan kegiatan rutin patroli, dan siang itu dua Anggota Polsek Kuripan tersebut dengan mengendarai mobil patroli 80.1 Polsek Kuripan melaksanakan patroli ke wilayah tenggara Kecamatan Kuripan yaitu Desa Jatisari dan Desa Wonoasri. 

Setelah berkeliling di Desa Jatisari perlahan lahan mobil patroli Polsek Kuripan bergerak naik ke atas menuju ke Desa Wonoasri. Selain jalanan yang rusak dan terjal, letak geografis Desa Wonoasri yang berada di daerah pegunungan membuat mobil patroli Polsek Kuripan berjalan merayap di jalan desa yang dirasakan semakin menanjak. Ditengah perjalanan AIPTU UTOMO dan BRIPDA DWI CAHYO mendapati beberapa anak-anak SD sepulang sekolah sedang berjalan menyusuri jalan. Melihat hal tersebut AIPTU UTOMO langsung menghentikan mobil patroli yang dikendarainya dan kemudian menyapa serta menanyakan tujuan dari anak-anak tersebut. Setelah mengetahui tujuan dari anak-anak tersebut yang masih jauh yaitu sekitar  2 (dua) sampai 3 (tiga) kilometer ditambah lagi jalanan yang semakin menanjak, kemudian AIPTU UTOMO lalu memberi tumpangan kepada anak-anak tersebut.

"Kebetulan kami sedang melaksanakan patroli dan mendapati adik-adik ini sedang berjalan kaki sepulang sekolah, dan setelah saya tanya rumah mereka masih jauh dari sini ditambah lagi dengan jalanan yang semakin menanjak, oleh sebab itu mereka saya beri tumpangan", ujar AIPTU UTOMO.

Karena tempat duduk di dalam mobil patroli tidak muat, dengan terpaksa beberapa anak duduk di bak belakang mobil patroli, dan sebelum mobil tersebut berangkat AIPTU UTOMO menghimbau kepada anak-anak yang duduk di bak belakang mobil untuk duduk di dalam bak dan tidak duduk di tepi bak serta tidak bergurau selama dalam perjalanan. Kemudian dengan perlahan-lahan mobil patroli berjalan untuk mengantarkan anak-anak tersebut sampai ke tujuan.
Sesampainya di tujuan dengan sabar dan telaten AIPTU UTOMO menurunkan satu persatu anak-anak yang duduk di bak belakang mobil patroli tersebut. Terlihat perasaan senang dan gembira terpancar dari wajah anak-anak tersebut.
 
"Terima kasih Pak Polisi", teriak anak-anak tersebut dengan serempak.
"Selain menanamkan jiwa sosial untuk saling membantu dan menolong terhadap sesama kepada anak-anak ini, hal tersebut kami lakukan sebagai bentuk pelayanan kami kepada masyarakat dan agar anak-anak ini tidak canggung dan tidak takut lagi apabila bertemu dengan Polisi. Dan yang tidak kalah pentingnya juga, kita berbuat baik itu bisa kapan saja dan dimana saja", tambah AIPTU UTOMO.  

Setelah itu AIPTU UTOMO dan BRIPDA DWI CAHYO melanjutkan perjalanan untuk patroli berkeliling di Desa Wonoasri sambil melaksanakan sambang dan silaturrohmi kepada tokoh-tokoh yang ada di Desa Wonoasri. 
(boydonk).