Rabu, 26 Maret 2014

Ibu Dua Anak Edarkan Pil Trex

PROBOLINGGO - Nur Afifah, ibu dua anak asal Desa Paiton Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo, dibekuk anggota Satreskrim Polres Probolinggo. Perempuan 41 tahun itu dibekuk setelah disangka tanpa izin mengedarkan sediaan farmasi berupa pil trihexyphenidyl alias pil trex. Akibatnya, kini ia terancam hukuman penjara selama 10 tahun. Nur dibekuk petugas Kamis (20/3) lalu, sekitar pukul 21.30 WIB. Nur ditangkap di rumahnya dihadapan dua anaknya. Tersangka pun tak bisa melawan. Tersangka suda lama menjadi target operasi. Sesuai laporan dan informasi yang beredar, tersangka sudah lama jadi pemakai dan tanpa izin menjual obat-obat kesehatan. Tersangka ditangkap setelah usaha memancing tersangka menjual pil berhasil, kemudian ditangkap setelah adanya transaksi jual beli pil. Dari tangan tersangka, petugas hanya berhasil mengamankan barang bukti berupa 20 butir pil jenis trex. Sebab, sudah banyak pil yang terjual. Namun, berapa butir pun yang berhasil diamankan, itu sangat kuat dijadikan sebagai barang bukti di persidangan. Tersangka akan dijerat dengan pasal 197 sub 196 UU Nomor 36 tahun 2009 tentnag Kesehatan. Ancaman hukuman maksimal selama 10 tahun penjara. Sementara itu, tersangka membantah disebutkan sebagai pengecer. Ia mengaku hanya sebagai pemakai. Sedangkan pil yang menjadi barang bukti petugas itu sisa dipakai sendiri. Menurutnya, pil itu diperoleh dari membeli kepada seorang penjual di Kecamatan Penarukan Kabupaten Situbondo. Ia mendapatkan pil seharga Rp 50 ribu per 24 butir. Ia juga menurutkan kalau sudah memakai sejak duduk di bangku SMP.