Jumat, 28 Maret 2014

Kru Bus Dikeroyok Sopir MPU

PROBOLINGGO – Tanpa sebab yang jelas, Mahfud Hidayatullah, 43, kru bus Anggun Krida jurusan Surabaya-Bondowoso, dikeroyok belasan sopir mobil penumpang umum (MPU) jurusan Probolinggo-Situbondo.kejadian berlangsung kemarin (27/3) sekitar pukul 12.00 WIB, di depan sebuah pabrik rokok di Desa Kebonagung, Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Bus saat itu tengah menurunkan dua penumpang yang merupakan orang karyawan pabrik rokok tersebut. Tiba-tiba Yopi Irwanto, 20, kernet bus ditarik dan dipukuli oleh beberapa sopir MPU. Sejak memasuki perempatan Pasar Sore Kelurahan Kraksaan Wetan, salah satu sopir MPU menuding ke arah bus yang dikemudikannya, namun hal itu diabaikan Mahfud. Ketika bus menurunkan penumpang di depan pabrik rokok itu, beberapa sopir MPU tiba-tiba memukuli kernetnya. Mahfud sendiri awalnya berniat melerai Yopi dan Soleh kondektur bus yang dipukuli. Namun, ia sendiri juga tak luput dari pukulan para sopir MPU. kejadian tersebut berlangsung dengan cepat. Pasalnya pada saat kejadian berlangsung melintas salah satu anggota TNI. Sehingga sopir MPU yang mengeroyok kru bus bernopol N 7186 US itu melarikan diri. Menurut pengakuan Yopi, ia masih ingat dengan salah satu pengeroyok, yakni bertubuh agak tinggi dan rambut panjang. Akibat kejadian tersebut, Yopi mengalami luka ringan pada bibir lebam di mata. Sedangkan Mahfud mengalami memar pada tubuh dan kepalanya. Hal yang sama juga dialami oleh Soleh. Mahfud pun melaporkan kejadian tersebut ke Polres Probolinggo sekitar pukul 12.30 WIB. Oleh petugas, Mahfud dimintai keterangan mengenai kronologi kejadian. Selanjutnya, petugas membawa Mahfud ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk dilakukan visum luar. Kasus tersebut masih dalam penyelidikan, sehingga belum diketahui apa motif dari pengeroyokan tersebut.