Selasa, 11 Maret 2014

Motor Dimaling, Duit Diembat Penipu


POLRES PROBOLINGGO NEWS – sudah jatuh tertimpa tangga. Kira-kira begitulah nasib Imron, 32, warga Desa Tigasan Wetan Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo. Setelah motornya hilang dimaling, ia masih ditipu dua orang yang mengaku bisa mengembalikan motornya. Imron kehilangan motornya bulan Januari lalu. Saat itu, maling mencuri motor bebeknya yang diparkir di rumah. Dua minggu kemudian, Imron bertemu dengan Iwan, 30, warga Desa Tigasan Wetan dan Sarno, 32, warga Desa Tigasan Kulon. Mereka menjanjikan bisa menebus motor korban dengan biaya Rp 4,8 juta. Karena berharap motornya kembali, Imron pun menyetujuinya. Pelaku juga berjanji akan menyerahkan motornya seminggu kemudian. Namun, janji kedua pelaku ternyata cuma omong kosong. Bahkan, mereka tak menampakkan batang hidungnya. Sadar bahwa ia telah ditipu, Imron pun melaporkan mereka ke Polsek Pajarakan, Selasa (4/3). Syukur, keesokan harinya para tersangka berhasil dibekuk. Awalnya, petugas membekuk Iwan di rumahnya sekitar pukul 23.00 WIB. Saat ditangkap, Iwan sedang santai bersama keluarganya. Pria yang mengaku sebagai sopir truk itu langsung digelandang ke mapolsek. Ketika diinterogasi, Iwan menyebut nama Sarno. Iwan mengaku diajak Sarno melakukan penipuan. Semula ia tak tahu juka hendak menipu korban pencurian kendaraan bermotor. Namun, petugas tak percaya begitu saja dengan pengakuan Iwan, karena bisa saja itu hanya alibinya. Berdasar dari pengakuan Iwan pula, petugas pun memburu Sarno. Malam itu juga petugas berhasil membekuk Sarno saat membeli mie ayam di dekat rumahnya. Bahkan, Sarno dibekuk sebelum sempat menyantap makanannya. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata keduanya pernah dipenjara karena mencuri kabel Telkom pada tahun 2012. Karena perbuatannya itu, mereka dihukum selama 1 tahun 10 bulan penjara. Keduanya merupakan residivis dan baru keluar awal 2013 lalu, namun sudah berani melakukan aksi kriminal kembali.