Rabu, 05 Maret 2014

Supervisi untuk meningkatkan Kesiapan Pemilu 2014



POLRES PROBOLINGGO NEWS – Keterbatasan personel pengamanan pemilu legislatif (pileg) memaksa Polres Probolinggo bergerak cepat. Polres Probolinggo melaksanakan supervisi ke polsek jajaran selama empat hari untuk mengecek kesiapan pengamanan pileg. Termasuk, untuk mengetahui potensi TPS Rawan. 
Pengecekan kesiapan dimulai dari wilayah kabupaten bagian timur. Supervisi itu sendiri berlangsung selama 4 hari dengan sasaran 21 polsek. Dalam sehari setidaknya ada 6 polsek yang menjadi sasaran supervisi. Yaitu, Polsek Paiton, Kotaanyar, Pakuniran, Besuk, Gading, dan Pajarakan. 
Di hari kedua yang di-supervisi yaitu Polsek Kraksaan, Gending, Krejengan dan Dringu. Dan di hari ketiga yaitu Polsek Maron, Bantaran, Tegalsiwalan dan Leces. Untuk hari terakhir, polres akan men-supervisi Polsek Sumber, Lumbang, Krucil, Tiris dan Sukapura. Pelaksanaan pileg tinggal 35 hari lagi. Meski persiapan saat ini sudah dianggap cukup, namun Polres Probolinggo tetap melakukan pemantauan guna memastikan kelancaran pileg mendatang. 
Pengecekan kesiapan pengamanan pemilu tidak hanya sebatas kesiapan personel. Tetapi, semua kebutuhan pengamanan. Mulai dari ketersediaan posko pengamanan pemilu di polsek, data kerawanan TPS, dan kesiapan terhadap penanganan saat terjadi peristiwa yang tidak diharapkan. 
Pengencekan kali ini tidak hanya dari tempat, personel, dan pemahaman penanganannya. Untuk itu, dilibatkan dari semua satuan, mulai dari satuan reskrim, intel dan satuan lantas. Sementara itu, untuk keterlibatan satuan lantas dalam supervisi ke polsek sangat penting. Sebab, saat itu juga menegaskan pada polsek-polsek untuk ikut mengatasi soal pelanggaran yang berhubungan dengan lalu lintas. 
Salah satunya, larangan berkampanye menggunakan kendaraan bak terbuka. Dengan penegasan ini, satlantas mendesak polsek untuk mencegah adanya kampanye menggunakan kendaraan bak terbuka. Sebab, sesuai dengan aturan dan kesepakatan dalam pelaksanaan pemilu menyebutkan larangan penggunaan bak terbuka untuk berkampanye. Kalau sampai nantinya terjadi dan mengakibatkan kecelakaan, polsek harus bertanggung jawab.