Rabu, 26 Maret 2014

Urusan Tanah, Nenek Dibacok Tetangga

PROBOLINGGO – Nasib malang dialami Asia, 60, warga Dusun Rabasan Desa Bantur Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo. ia mengalami luka di bagian kepala dan lengan setelah ia dibacok Sucip, 45, tetangganya sendiri, sekitar pukul 08.30 WIB. Ditengarai kejadian tersebut dilatarbelakangi dendam lama urusan tanah. Kapolsek Gading AKP Suharsono mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, diduga aksus tersebut didasari motif dendam lama. Pada 2 tahun lalu, terjadi penyerobotan lahan yang dilakukan Sucip. Padahal lahan sawah seluas 2 hektar itu milik Mahur, 70, suami dari Asia, meski konflik. Tanah itu digarap Mahur selama 15 tahun. Kasus yang dilaporkan ke Polsek Gading pada pukull 14.00 WIB itu, bermula ketika Asia mencari rumput di sawah sekitar pukul 08.00 WIB. Saat karung tempat rumputnya penuh, ia bertemu dengan Sucip. Mereka kemudian terlibat percekcokan. Akhirnya Sucip yang marah mengayunkan celurit ke tubuh Asia. Selain itu, Sucip juga menggunakan bambu untuk memukuli korban. Akibatnya Asia mengalami luka pada kepala dan lengan, serta memar pada bagian tubuh lainnya. Melihat Asia berlumuran darah dan terkulai lemah, Sucip langsung melarikan diri. Sedangkan Asia pulang ke rumahnya yang berjarak 100 meter dari tempat kejadian perkara dengan kondisi berlumuran darah. Kontan saja, kepulanganya itu membuat keluarganya terkejut. Hasan, cucu korban, sempat mencari pelaku karena tidak terima neneknya dianiaya. Karena tidak menemukan pelaku, Hasan kemudian melaporkan ke polsek setempat. Keluarganya minta petugas untuk dilakukan visum ke puskesmas terdekat. Namun, karena lukanya cukup parah dan peralatan yang tidak memadai, akhirnya korban dirujuk ke RSUD Waluyojati, Kota Kraksaan. Di RSUD, Asia mendapat perawatan intensif. Oleh tim medis, luka di kepalanya dijahit sepanjang 5 cm. Begitu juga dengan lengannya yang mengalami robek. Menurut Kapolsek Suharsono, begitu laporan masuk, anggotanya langsung meluncur ke TKP. Namun, karena jaraknya cukup jauh serta medan yang sulit, petugas belum bisa menangkap pelaku saat itu juga karena pelaku juga sudah kabur. Diupayakan pelaku akan ditangkap secepatnya karena diperkirakan pelaku juga belum kabur begitu jauh.