Sabtu, 05 April 2014

Curi Helm, Pelajar Nyaris Dimassa

PROBOLINGGO – Dunia pendidikan Kabupaten Probolinggo kembali tercoreng. Rabu (2/4) kemarin, salah seorang pelajar tingkat SMA di Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo berinisial AY, 17, tertangkap tangan mencuri helm di Masjid Agung Ar-Raudlah Kraksaan. Bahkan, pelajar asal Desa Kaliacar Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo, itu nyaris diamuk massa. Syukur, kemarahan warga berhasil diredam. Tersangka pun langsung digiring ke Mapolsek Kraksaan. Aksi pencurian itu dilakukan tersangka sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, korban Sahlan Suri, 50, warga Desa Wringin Anom Kecamatan Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo, mampir ke masjid untuk menunaikan shalat Dzuhur. Korban pun memarkir sepeda motornya di parkiran masjid dan meletakkan helm di atas sepeda motornya. Mendapati hal itu, tersangka pun beraksi. AY langsung mengambil helm milik korban syukur, aksi itu diketahui oleh Supandi, petugas keamanan masjid. Tersangka pun ditangkap bersama warga. Warga yang mar
ah nyaris menggebuki AY, namun petugas keamanan masjid dan satpol PP sigap. Mereka langsung memasukkan AY ke pos penjagaan masjid. Sahlan sendiri mengaku kaget saat ia selesai shalat sudah melihat keramaian di tempat parkir dan ada petugas yang sedang memegang helmnya. Tak lama kemudian, anggota Polsek Kraksaan tiba di lokasi kejadian. Mereka langsung menenangkan massa yang sudah berkumpul di depan pos penjagaan masjid. Dengan pengawalan ketat, tersangka dimasukkan ke mobil patroli untuk dibawa ke Polsek Kraksaan. Petugas langsung memeriksa tersangka saat tiba di mapolsek. Termasuk menyelidiki dugaan tersangka sebagai spesialis pencurian helm. Tersangka akan dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman maksimal selama 5 tahun penjara.