Rabu, 09 April 2014

476 Personel Polres Probolinggo Jaga 1.996 TPS

PROBOLINGGO – Pengamanan pelaksanaan pemilulegislatif (pileg) 9 April 2014 di Kabupaten Probolinggo mulai disiapkan. Termasuk Polres Probolinggo yang menyiapkan 476 personel untuk berjaga di tempat pemungutan suara (TPS). Setelah persiapan pengamanan tuntas, kemarin (7/4), ratusan personel Polres Probolinggo mendapatkan pembekalan dari Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo Zubaidi. Salah satunya yang diterangkan yakni mengenai penghitungan suara. Kapolres Probolinggo AKBP Endar Priantoro mengatakan, pengamanan pileg 2014 telah siap. Sebanyak 476 personel akan diturunkan untuk mengamankan di setiap TPS. Terutama mengawasi dan mengamankan soal logistik. Semua personel Polri yang masuk daftar pengamanan pileg akan berada di lapangan selama empat hari sejak sore kemarin pukul 17.00 WIB, hingga tanggal 11 April 2014 mendatang. Sejumlah 476 personel itu ditugaskan mengamankan sebanyak 1.996 TPS yang tersebar di 21 kecamatan dari 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. sedangkan, 3 kecamatan lainnya, berada di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. Meliputi Kecamatan Tongas, Kecamatan Sumberasih, dan Kecamatan Wonomerto. Selama pelaksanaan pileg, diakui Kapolres, paling rawan bersangkutan dengan logistik, terutama surat suara. Sehingga, bagi semua personel dilarang meninggalkan logistik dengan alasan apapun. Seluruh anggota diperintahkan membawa senter, karena dipastikan perhitungan surat suara hingga malam hari. Banyaknya jumlah TPS yang tak sebanding dengan jumlah pasukannya, untuk itu harus dibuat strategi khusus. Yaitu, plotting personel untuk pengamanan TPS. Dengan memetakan TPS rawan, dapat membuat sistem 1 banding 5 sampai 10 untuk pengamanan TPS tak rawan. Sedangkan untuk pengamanan TPS rawan, 1 banding 2. Artinya, seorang polisi mengamankan 5 sampai 10 TPS atau seorang polisi mengamankan 2 TPS yang dianggap rawan.