Kamis, 26 Maret 2015

Pembegal Karyawati SPBU Probolinggo, Tewas Didor


AF alias RF, 32, warga Dusun Sumberkare Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo, tewas setelah didor anggota Polres Probolinggo. Tersangka adalah komplotan begal yang wilayah aksinya di daerah tapal kuda (Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Jember, Lumajang, Bondowoso sampai Banyuwangi).
Komplotannya sendiri ada enam orang. Catatan komplotan pelaku ini seperti, curat (pencurian dengan pemberatan) di perumahan di kota Jember dan mendapatkan kendaraan roda empat Pajero. Selain itu juga pencurian dengan kekerasan (curas) di sebuah pabrik rokok di Kaliwates, Jember. Curas kendaraan roda dua di Tongas, Kabupaten Probolinggo, yang melibatkan korban luka bacok menggunakan senjata tajam celurit. Bahkan komplotan ini tak segan-segan melukai korban hingga mengakibatkan meninggal dunia. Komplotan ini juga diduga melakukan pencurian hewan, bajak truk di wilayah tapal kuda.

AF ditembak mati petugas karena menyerang petugas saat digerebek di sebuah rumah yang diduga menjadi tempat persembunyian di Jalan Raya Desa Sumberkare, Kabupaten Probolinggo, Selasa (24/3) pukul 02.00 WIB dini hari. Tersangka kasus (365) pencurian dengan kekerasan ini, sebelumnya sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) sesuai nomor DPO/93/XI/2014/Reskrim Polres Probolinggo pada 8 Desember 2014. Berdasarkan laporan polisi LP nomor 26/12/2014/Res Probolinggo, pelaku dan kelompoknya (6 orang) melakukan perampasan terhadap Supriati, karyawati SPBU di Probolinggo. Tempat kejadian perampasan di Jalan Raya Bromo Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo. Aksi para pelaku ini membuat korban meninggal dunia karena luka bacok di lehernya, serta kerugiannya Rp 20 juta.

AFditangkap oleh tim gabungan dari Cobra Polda Jatim, Jatanras Polres Probolinggo dan Polresta Probolinggo. Tim gabungan yang mendapatkan informasi keberadaan pelaku, langsung melakukan pengepungan ke sebuah rumah yang diduga tempat persembunyian tersangka. Ketika sebagian angota mendobrak dan masuk ke rumah tersebut, serta berteriak sebagai anggota kepolisian, tiba-tiba pelaku keluar dari persembunyiannya langsung menyerang petugas dengan celurit. Kejadian itu membuat petugas terpaksa mengeluarkan tembakan ke arah pelaku. Timah panas tersebut mengenai telapak tangan sebelah kiri hingga tembus ke bagian dada AF. Meski sudah berusaha dibawa ke rumah sakit dr. Saleh, Probolinggo, nyawa pembegal ini tak tertolong ketika dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sebelum menembak mati AF, petugas sudah mengamankan BY, rekan beraksinya. Barang bukti yang diamankan petugas satu senjata tajam celurit. Tim gabungan hingga kini terus menyelidiki dan mengejar 4 pelaku lainnya.