Kamis, 25 Juni 2015

Patroli Sahur Polres Probolinggo Sambil Bermain Hadrah


Probolinggo - Ratusan anggota Polres Probolinggo melakukan patroli sahur dengan niat membangunkan warga untuk bersantap sahur. Patroli sahur terasa menghibur lantaran para anggota polisi mahir menampilkan kesenian hadrah. Berbekal gendang, kentongan, dan menaiki mobil ranger patroli, ratusan polisi yang bersongkok putih dengan seragam polisi itu keliling Kota Kraksaan, ibukota Kabupaten Probolinggo. Aksi para petugas itu sontak mengagetkan warga yang mengira polisi hendak melakukan razia. Kekagetan warga berubah senyuman setelah melihat para polisi mahir memainkan hadrah dan membacakan Shalawat Nabi. Aksi para petugas tersebut membuat ratusan pengendara menghentikan kendaraannya, demi melihat aksi grup hadrah Polres Dalmub (Dalmas Mubarok). Rute patroli sahur itu melewati jalur protokol Kraksaan, masuk ke sejumlah kelurahan hingga kampung-kampung.

Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setiyawan mengatakan, patroli sahur tersebut diikuti oleh anggota polisi, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan remaja masjid. Selain berniat ibadah membangunkan kaum muslim untuk sahur, patroli itu juga bertujuan memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Patroli sahur akan digelar tiap malam hingga H-1 Lebaran. Saya harap anggota polisi, TNI, dan elemen masyarakat kompak menjaga keamanan dan mengisi bulan Ramadhan dengan amal kebaikan,"ujar Kapolres.

Sepanjang pataroli, perhatian warga tertuju pada grup hadrah Polres, Menurut Bripda Bambang, anggota Sabhara dan vokali hadrah, dirinya dan rekan-rekannya belajar menabuh gendang hadrah dan membaca shalawat secara otodidak dan melihat video Youtube. Namun, yang paling berperan mengajari mereka berhadrah adalah Kasat Shabara AKP Istono.

Aksi polisi unjuk kebolehan dalam berhadrah mendapat respon dari warga. Seorang warga tampak kagum melihat polisi yang ternyata terampil memainkan hadrah.

"Wow, keren. Polisinya mahir main hadrah. Baca shalawatnya juga fasih seperti penampilan grup hadrah profesional," tukas Salam, warga yang menyaksikan hadrah ala polisi di alun-alun Kraksaan.