Jumat, 23 Oktober 2015

5 Pelaku Curanmor Diamankan Polres Probolinggo Dalam Sepekan

Probolinggo – Kerja keras jajaran Polres Probolinggo membuahkan hasil. Dalam tempo sepekan, aparat kepolisian dari Polres itu berhasil membekuk komplotan pencuri sepeda motor yang kerap beraksi di wilayah hukum mereka. Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setyawan menjelaskan, jajarannya berhasil menciduk 5 orang pelaku, mereka adalah Didik warga Desa Besuk Agung, Saenollah warga Desa Bladu Kulon, Buhar warga Desa Pedagangan, Abdullah warga Desa Tempuran dan Marto warga Desa Jangkang.

“Empat adalah eksekutor lapangan dan satu, yakni Marto adalah penadahnya,” kata Kapolres, Jumat (23/10).

Dia menceritakan, selama sebulan ini, anggotanya difokuskan untuk mengungkapkan kasus Curanmor, dan hasilnya 4 TKP kasus Curanmor berhasil diungkap. Ada empat pelaku dan satu penadah diringkus dalam sepekan.

”Para pelaku ini sudah lama menjadi target operasi (TO). Karena mereka merupakan pemain lama spesialis Curanmor,” katanya didampingi Kasat Reskrim AKP Mobri Cardo Panjaitan.

Dia melanjutkan, tersangka Abdullah berhasil ditangkap pada Kamis dini ahri (22/10), di rumahnya. Abdulah melakukan pencurian sepeda motor Yamaha Jupiter Nopol N 3633 RY milik korban Andi Apriansyah, asal Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Sabtu lalu (10/10).

”Usai melakukan aksinya motor curian itu dijual pada tersangka Marto selaku penadah,” jelas Iwan.
Tertangkapnya Abdulah, lanjut dia lagi, menguak tersangka Didik yang mencuri sepeda motor korban Mohammad Yakub warga Desa Sumber Dalem, Kecamatan Besuk. Dia ditangkap padawaktu yang sama. Lalu menyusul tersangka Saenollah dan Buhar.

“Mereka (Saenollah dan Buhar) ditangkap di Desa Bladu kulon, Kecamatan Tegalsiwalan,” katanya.
“Tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Sementara tersangka penadah Marto diancam Pasal 480 KUHP, ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” demikian AKBP Iwan.