Kamis, 22 Oktober 2015

Jual Beli Lutung Online Dibongkar Polres Probolinggo

Probolinggo - Jual beli hewan lutung Jawa secara online dibongkar Satuan Reserse dan Kriminal Polres Probolinggo bekerja sama dengan badan konservasi sumber daya alam (BKSDA) wilayah 3 Jember. Dari tangan tersangka Muhamad Fatah Yasin (28) warga Desa Petunjungan, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, petugas gabungan berhasil mengamankan 5 lutung Jawa yang merupakan satwa yang dilindungi. Lutung Jawa atau traciphytecus auratus ini disimpan tersangka di dalam rumahnya dengan kondisi kandang yang tak layak. Satu lutung berusia 17 tahun, 4 lutung lainnya berusia belum sampai satu tahun. Dari pengakuan tersangka, dia mendapatkan satwa tersebut dari pasar hewan, dengan harga Rp 250 - Rp 300 ribu, jika dijual kembali seharga Rp 500-Rp 600 ribu, melalui media sosial. Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Mobri Cardo Panjaitan, kronologi penangkapan tersangka saat anggota Reskrim Polres setempat menyamar jadi pembeli lutung secara online dan kemudian petugas melakukan transaksi di rumah tersangka. Saat itulah petugas akhirnya menangkap tersangka lengkap dengan barang bukti.

"Adanya laporan dari BKSDA bahwa di wilayah Probolinggo, ada jual beli satwa dilindungi. BKSDA bersama Polisi langsung gerebek pelaku di rumahnya," kata AKP Mobri, Kamis (22/10/2015).

Sementara menurut Sunandar, Kepala Bidang BKSDA wilayah 3 Jember, Jatim. Saat ini populasi lutung Jawa dalam kondisi memprihatinkan dan jumlahnya terus menurun.

"Satwa lutung Jawa di lindungi, tidak boleh di jual belikan, apabila ada yang nekat jual hewan langka maka akan di penjara," jelas Sunandar.

Polisi selanjutnya menyerahkan 5 lutung Jawa tersebut ke pihak BKSDA, sedangkan proses hukum tersangka terus dilakukan pihak kepolisian setempat.