Selasa, 20 Oktober 2015

Kapolres Probolinggo : Waspadai 39 Titik Galian C Ilegal


Probolinggo - Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setyawan menegaskan, bila ada muspika yang bermain-main dengan galian C ilegal, maka akan ditindak tegas. "Kalau ada muspika, baik Kapolsek, Camat, bermain-main (galian C ilegal), saya akan tindak tegas," jelas Kapolres saat acara rapat Koordinasi illegal mining di Pendopo Kabupaten Probolinggo Selasa (20/10) kemarin.

Di Kabupaten Probolinggo sendiri, banyak ditemukan galian C ilegal, baik pengerukan tanah, pengerukan pasir dan batu (sirtu) serta pengerukan pasir. "Saya tidak main-main betul, karena saya inginkan Probolinggo yang kondusif," ungkapnya. Dari pemaparan rapat koordinasi itu, galian C yang diduga ilegal di Kabupaten Probolinggo ada sebanyak 39 titik yang menyebar di   beberapa kecamatan. Seperti kecamatan Tegalsiwalan, Sumberasih, Tongas, Pajarakan, Gading, Kotaanyar, Pakuniran, Paiton serta beberapa daerah lainnya. "Semua proses perizinannya dari pemerintah propinsi dan itu semuanya akan dikaji ulang," ungkap Asisten I bidang Pemerintahan As'ari.

Menurut Asari, rakor kali ini sudah dilaksanakan di  tingkat kecamatan setelah kejadian di Lumajang. "Namun untuk kali ini, rakor dilaksanakan  secara menyeluruh," jelasnya.

Kasat Pol PP Kabupaten Probolinggo, Muhammad Abduh Ramin menyebutkan, kalau pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap galian C ilegal yang ada di Kabupaten Probolinggo. "Kita pantau terus, karena selama ini, susah kita tutup. 1 hari saja, kami bisa melakukan penutupan hingga 5 titik. Karena, itu sangatlah membahayakan pada lingkungan," jelas Abduh.

Kalau masih ada yang berani operasi galian C ilegal itu, pihaknya tidak segan-segan untuk melakukan penyitaan alat berat tersebut. "Ketimbang membuat bahaya warga sekitar, ya kita amankan," pungkas Abduh.