Jumat, 20 November 2015

2 Pelajar Dilarikan ke RSUD Setelah OD Di Depan TK Bhayangkari

Probolinggo - Ulah remaja saat ini makin tak karuan saja. Dua Pelajar SMA dan SMK di Kecamatan Kraksaan kemarin terpaksa dilarikan ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Jum'at (20/11) Pelajar berinisial TR dan AN itu, dilarikan ke rumah sakit karena tergeletak di pinggir trotoar di depan TK Bhayangkari 18.

Keduanya tampak tak seimbang kala mengendarai motornya, tiba tiba saja keduanya berhenti di depan TK Bhayangkari 18 sekitar pukul 16.30. "Awalnya, mereka hampir di serempet bis ketika akan belok ke arah sini," ujar Tajud, pemilik toko yang berada tepat di depan TKP. Entah mengapa keduanya lantas duduk di trotoar, tak lama kemudian keduanya tak sadarkan diri.

Kejadian ini sontak membuat warga sekitar panik dan langsung menghampiri 2 pelajar tersebut. Tiba - tiba salah satu diantara mereka berdua memuntahkan darah melalui mulut dan hidungnya. Warga di sekitarpun lantas mengambil langkah cepat untuk melarikan keduanya menuju RSUD Waluyo Jati.

"Dijalan, AN kembali muntah darah pas di punggung saya ini," Ujar Een, petugas kebersihan Sasana Krida yang ikut mengantar kedua pelajar ke RSUD Waluyo Jati.

Setiba di rumah sakit, keduanya langsung mendapat perawatan di ruang IGD RSUD Waluyo Jati. Perawat langsung mengambil tindakan untuk menguras isi perut keduanya. Tindakan ini dilakukan karena keduanya di duga keracunan minuman beralkohol.

Sempat hadir juga rekan kedua pelajar tersebut yang juga ikut mabuk bareng berduanya. "Minum arak sama pake dextro 4 paket (hitungan @paket= 25 butir) mas, di daerah Gilin Desa Sidopekso". Warga tidak menahan teman TR dan AN tadi dengan alasan tidak berwenang untuk melakukan penahanan. Sementara itu, orang tua salah satu korban menahan warga agar tidak melapor kepada pihak kepolisian dan pihak sekolah, dikarenakan takut akan sanksi yang akan dijatuhkan pada anaknya nanti.

Pihak Kepolisian baru mengetahui tentang kejadian ini ketika salah satu staff magang yang merupakan salah satu saksi dalam kejadian ini, membenarkan pemberitaan media tentang kasus ini. Sementara, tindak lanjut kejadian akan di tangani oleh Polsek Kraksaan yang juga baru mengetahui kejadian ketika beberapa rekan media memintai keterangan tentang kejadian ini. "Kami belum menerima laporan, biar untuk saat ini anggota saya akan saya perintahkan untuk ngecek," ujar Kapolsek Kraksaan, Kompol Subadar.