Selasa, 17 November 2015

Buka - Bukaan Pesta Miras, 5 Remaja Diamankan Petugas Patroli Polsek Paiton

Probolinggo - Petugas Patroli Polsek Paiton berhasil menciduk lima remaja di tempat peristirahatan SPBU Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jumat (17/11). Kelima remaja tersebut diciduk saat asyik pesta miras secara buka - bukaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sekitar pukul 01.00 Wib. Awalnya, petugas patroli Polsek Paiton hanya menemukan 2 buah botol mineral yang berisi arak, yang dioplos dengan minuman berkarbonasi. Namun, setelah petugas patroli Polsek Paiton melakukan penggeledahan pada masing-masing remaja, salah satu diantara mereka didapati membawa beberapa poket narkoba jenis pil. Petugas patroli Polsek Paiton mengamankan 180 butir pil dextro, dan 38 butir pil trihexyphenidyl dari SF (25), warga Dusun Kembang, Desa Pakuniran, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo. Selajutnya, Petugas menggiring kelima remaja tersebut ke Mapolsek Paiton untuk dilakukan pemeriksaan. 

tersangka SF berada paling kanan.
Usai menjalani pemeriksaan di Mapolsek Paiton, kelima remaja "apes" ini diserahkan kepada pihak Satuan Reskoba Polres Probolinggo beserta barang bukti yang ada, 180 butir pil dextro, 38 butir pil trihexyphenidyl, sebuah telepon genggam, dan uang sejumlah Rp 350 ribu. Dalam kasus ini, Satuan Reskoba Polres Probolinggo menetapkan SF sebagai tersangka pengedaran narkoba jenis pil dengan menjerat pasal 196 sub 197 UU RI nomor 36 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda minimal 1 milyar rupiah. Sementara itu, keempat rekan tersangka, SR (21), warga Desa Sumber Kembar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, SA (28), warga Desa Alasnyiur, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, MH (22), warga Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, dan AA (19), warga Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, dijerat dengan pasal tindak pidana ringan. Tidak berhenti hanya disitu, Polres Probolinggo masih mengembangkan penyidikan kasus untuk mengungkap jaringan pengedar Narkoba di Kabupaten Probolinggo.