Kamis, 19 November 2015

Dua Pengedar SS Dibekuk Sat Reskoba Polres Probolinggo



Probolinggo - Peredaran narkoba di Kabupaten Probolinggo semakin marak saja. Baik dari narkoba termurah jenis pil koplo sampai narkoba elit sekelas sabu-sabu. Target pasar pun tak mengenal usia, dari yang remaja sampai yang berusia matang. Penggunanya juga dari yang awalnya coba-coba, hingga kini malah menjadi mata pencaharian utama. Satuan Reskoba Polres Probolinggo lagi-lagi berhasil mennggiring dua orang pengedar narkoba. Keduanya memang sudah lama masuk sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) narkoba jenis sabu. Satuan Reskoba Polres Probolinggo awalnya membekuk tersangka DC di depan pasar sayur jalan raya Sukapura, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo Rabu (18/11) sekitar pukul 16.00 WIB. Dari penggeledahan yang dilakukan, petugas mendapati DC tengah membawa satu poket sabu seberat 0,06 gram, satu buah pipet kaca, dan satu unit telepon genggam milik tersangka.


Setelah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka DC, Satuan Reskoba Kabupaten Probolinggo mendapat informasi tambahan tentang seseorang yang ditengarai juga anggota jaringan pengedar sabu di Kabupaten Probolinggo. Tak ingin membuang waktu, Satuan Reskoba Polres Probolinggo segera menuju ke tempat kejadian perkara dua, yaitu dirumah tersangka HP, warga Dusun Bengkingan, Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Tersangka HP, dibekuk anggota Satuan Reskoba Polres Probolinggo sekitar pukul 19.00 WIB. Dari tangan HP, petugas mengamankan satu poket sabu seberat 0,75 gram, sebuah pemantik api, satu pack sedotan, dan satu unit telepon genggam milik tersangka. Kedua tersangka tersebut dijerat dengan pasal 114 (1) sub 112 (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun penjara dan denda minimal 1 milyar rupiah. Saat ini keduanya diamankan di Mapolres Probolinggo untuk penyidikan lebih lanjut. Satuan Reskoba Polres Probolinggo masih terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap jaringan pengedar narkoba jenis sabu ini. Sementara barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka, dikirim ke laboratorium forensik untuk pemeriksaan.