Jumat, 13 November 2015

Lagi, Miras Oplosan Memakan Korban Jiwa

Probolinggo - Lagi, akibat minuman keras oplosan seorang pemuda Dusun Nangger, Desa Wringinanom Kabupaten Probolinggo meregang nyawa. Diketahui, korban bernama Edo Prasetyo (17), Pelajar kelas 2 SMK Wonomerto. Korban awalnya mengeluh sakit pada perutnya setelah semalam sebelumnya berpesta miras bersama tiga temannya. Nyawa korban tak tertolong setelah di rujuk ke RSUD dr. Saleh Kota Probolinggo pada Selasa (10/11).

Malam sebelumnya, Senin (9/11), korban bersama tiga temannya, Sudar (22), Andik (20), dan Dul (15) berpesta minuman keras  di depan warung milik Bu Sono yang pada saat itu sedang tutup. Setelah asyik berpesta miras yang diduga oplosan, keempat orang tersebut meninggalkan warung dan pergi menuju pertigaan Desa Wringinanom. Sesampainya di pertigaan Desa Wringinanom, keempatnya berhenti dan membasuh muka dengan air kran di sekitaran pertigaan Desa Wringinanom. Selanjutnya, Dalam keadaan mabuk berat korban memilih pulang kerumah, sementara ketiga lainnya pergi menuju rumah teman mereka (Suryadi). Di rumah tersebut ketiga teman korban tersebut memakan mentimun dengan jumlah banyak dengan asumsi menetralisir kondisi mereka yang mabuk.

Keesokan harinya, korban meminta bapaknya untuk mengantar ke puskesmas karena mengeluh kesakitan di bagian perut. Tak sanggup menangani Gejala Korban, pihak Puskesmas Sumberasih merujuknya ke RSUD dr.Saleh Kota Probolinggo. Na’as, hanya beberapa jam korban tiba di RSUD dr. Saleh Kota Probolinggo, Edo Prasetyo menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 20.30.

Dari tempat kejadian perkara petugas mengamankan sejumlah barang bukti, sebuah botol air mineral 1,5 liter yang didalamnya masih tersisa ampas kopi dengan aroma menyengat alcohol. Serta, 25 Bungkus kosong Komix kemasan sachet yang di duga sebagai bahan campuran minuman perenggut nyawa Ego tersebut.