Senin, 02 November 2015

Satlantas Probolinggo Gelar Operasi Zebra Dan Sidang Di Tempat

Probolinggo - Selasa (2/11) anggota Satlantas Polres Probolinggo menggelar giat razia kendaraan bermotor dalam rangka operasi Zebra Semeru 2015 di Jl. Raya Bentar, Kecamatan Gending. Satlantas yang bekerja sama dengan pihak pengadilan itu memberlakukan sidang di tempat bagi pengendara yang kedapatan melanggar. Sidang di tempat ini dimaksudkan agar pelanggar yang disidang bisa segera melakukan aktifitas seperti sedia kala. Kapolres Probolinggo, AKBP Iwan Setyawan mengklaim, operasi Zebra Semeru 2015 yang digelar jajaran Polres Probolinggo berdampak baik pada arus lalulintas, edukasi dalam berkendaraan, juga kecelakaan lalu lintas.

Menurut kapolres, dampak gelar operasi itu, kemacetan lalu lintas cepat teratasi. Hal lain dinilai positif, angka kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir.

“Sejak operasi Zebra dilaksanakan, memang ada perubahan signifikan dalam perilaku pengendara bermotor. Mulai perlengkapan kendaraan, surat menyurat kendaraan, helm dan tingkat pelanggaran. Harapan kami masyarakat patuh dengan aturan lalu lintas sehingga menjadi budaya yang baik. Efeknya tentu mengurangi resiko kecelakaan,” tutur Kapolres Probolinggo.

Sasaran operasi Zebra yang digelar kepolisian memfokuskan beberapa jalur. Di antaranya jalur utama lintas pantai utara arah Surabaya-Banyuwangi dan lintas selatan jalur Lumajang–Probolinggo. Kapolres juga mengatakan hasil dari gelar operasi sejak 22 hingga 31 Oktober, telah ditindak 441 pengendara bermotor yang menyalahi berbagai peraturan dalam berkendaraan. Pelanggaran terbanyak yakni masa berlaku kendaraan kedaluwarsa. Latar belakang penggendara yang melanggar peraturan berlalu lintas dan berkendaraan juga beragam, di antarnya prajurit TNI. Selama operasi Zebra dilangsungkan, Polres Probolinggo juga berhasil mengungkap 58 kasus pencuriaan kendaraan bermotor.

“Hasil Operasi ini akan menjadi tolak ukur dan terus kami lakukan evaluasi. Pendekatan macam apa yang bisa diterima masyarakat agar mau taat hukum. Ini pekerjaan kami ke depan dan selalu ada parameter menghadapi dinamika lalu lintas,” lanjut kapolres.