Jumat, 18 Desember 2015

Polres Probolinggo Rakor Operasi Lilin Semeru 2015



Probolinggo - Polres Probolinggo hari ini menggelar Rapat Koordinasi Operasi Lilin Semeru 2015 dalam rangka pengamanan Hari Raya Natal 2015 dan Tahun Baru 2016. Dalam rapt koordinasi kali ini Polres Probolinggo juga mengundang beberapa instansi yang nantinya akan menjadi mitra Polres Probolinggo dalam mengamankan jalannya perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Adapun beberapa instansi terkait yang hadir hari ini adalah Kodim 0820, Sat Pol PP Kabupaten Probolinggo, Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo, Forum Komunikasi Umat Beragama, MUI Kabupaten Probolinggo, Tokoh Agama Kristen dan Katolik se Kabupaten Probolinggo.

Dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung Kapolres Probolinggo, AKBP Iwan Setyawan yang didampingi oleh Kabag Ops Polres Probolinggo, Kompol Budi Sulistyanto. Kabag Ops Polres Probolinggo dengan hormat meminta bantuan beberapa instansi untuk mendelegasikan personilnya untuk mengisi Pos Pantau di beberaapa titik di Kabupaten Probolinggo yang telah disediakan oleh Polres Probolinggo. Beberapa diantara yang Kompol Budi Sulistyanto mintai bantuannya adalah Kodim 0820, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Permintaan pendelegasian personil dari beberapa instansi tadi merupakan langkah Polres Probolinggo untuk mengkover keaaman di seluruh titik - titik perayaan dan rawan.

Prioritas utama pengamanan dalam perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru kali ini tak jauh beda dengantahun - tahun kemarin, yaitu tempat peribadatan umat Kristen dan Katolik serta pusat perayaan Tahun Baru yaitu Alun - Alun Kota Kraksaan. Namun dengan diprioritaskannya kedua tempat tersebut, tak lantas membuat Polres Probolinggo mengendurkan pengamanan di titik- titik lain. Polres Probolinggo tetap menjaga ketat titik - titik yang dinilai rawan. Polres Probolinggo ingin semua wilayah Kabupaten Probolinggo dapat terkover penuh untuk pengamanan pada perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

Kapolres Probolinggo, AKBP Iwan Setyawan menambahkan bahwa dalam melaksanakan Hari Raya Natal Nantinya, Polres Probolinggo akan menyeterilkan tempat peribadatan dua jam sebelum acara ibadah dimulai. Kapolres juga akan memperketat pemeriksaan jemaah yang akan memasuki tempat peribadatan. Langkah ini diambil bukan untuk membuat sulit jemaah, namun semua prosedur yang dilakukan untuk keamanan jemaah bersama.

Kapolres menyatakan pernyataan keras untuk memberantas kenalpot bronk pada saat perayaan Tahun Baru 2016. Kapolres sendiri telah memplot beberapa personil Polres Probolinggo di beberapa titik untuk merazia penegendara sepeda motor berknalpot bronk. Kapolres juga menyampaikan bahwa petugasnya akan menindak tegas bagi siapapun yang menggunakan knalpot bronk pada perayaan Tahun Baru 2016. Kapolres Probolinggo ingin perayaan malam Tahun Baru berjaalan kondusif tanpa adanya suara bising bleyer - bleyeran antar kelompok.

"Saya telah menyampaikan bahwa Polres Probolinggo akan menindak tegas siapapun yang menggunakan knalpot bronk dalam perayaan Tahun Baru, Saya tidak ingin kejadian pada malam Hari Raya Idul Fitri terulang. Dipicu oleh bleyer - bleyeran akhirnya dua kelompok pemuda terlibat tawuran" jelas AKBP Iwan Setyawan.

Semua kebijakan dan prosedur yang diberlakukan telah disetujui oleh seluruh anggota rapat koordinasi pagi ini. Semoga perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2016 dapat berjalan kondusif dan tak ada kejadian - kejadian yang tidak di inginkan.

Atas nama Polres Probolinggo, Kami juga menyampaikan Selamat Hari Raya Natal 2015 dan Tahun Baru 2016 bagi yang merayakan.