Rabu, 30 Desember 2015

Press Realease Akhir Tahun Polres Probolinggo


Probolinggo - Hari ini Polres Probolinggo menggelar press realease besar - besaran di halaman depan Mapolres Probolinggo. Press realease yang dilaksanakan hari ini merupakan press realease hasil dari pengungkapan sejumlah kasus yang berhasil di ungkap oleh Polres Probolinggo dari bulan januari hingga desember. Boleh dibilang press realease hari ini merupakan tutup buku akhir tahun kasus yang berhasil Polres Probolinggo ungkap setahun terakhir di tahun 2015.

Sedikitnya 66 orang narapidana digiring menuju halaman depan Mapolres Probolinggo beserta barang barang bukti yang narapidana bawa atau gunakan dalam pelanggaran yang narapidana lakukan. Barang bukti yang di tampilkan saat press realease hari ini hanya sebagian saja yang masih ada pada tanggungan Polres Probolinggo. Ada beberapa barang bukti yang telah Polres Probolinggo musnahkan, seperti 2810 botol minuman keras yang telah Polres Probolinggo musnahkan usai apel gelar pasukan operasi lilin 2015 di Depan gedung Islamic Center Kraksaan. Ada sebagian juga yang telah Polres Probolinggo kirim kepada Laboratorium Forensik yaitu berupa Narkotika.


ke - 66 narapidana tersebut merupakan hasil tangkapan petugas kepolisian dari kasus kepemilikan narkotika dan bahan adiktif, pembunuhan berencana,pembunuhan bayi, judi, kepemilikan senjata tajam tanpa surat sah, penrucian kendaraan bermotor, penipuan dan penggelapan, aniaya dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, illegal logging dan illegal logging. ke - 66 narapidana tersebut merupakan tanggungan dari Sat Reskoba, Sat Reskrim, serta tahanan Polsek yang kemudian dilimpahkan ke ruang tahanan Polres Probolinggo.

Dari hasil operasi atau pengungkapan kasus yang Polres Probolinggo laksanakan, Polres Probolinggo berhasil mengamankan barang bukti yang masing masing ditangani Sat Reskrim dan Sat Reskoba.

Adapun data barang bukti yang ditangani Sat Reskoba adalah:
1. 80,46 gram Ganja
2. 22, 82 gram Sabu - Sabu (2,23 gram belum dikirim ke labfor)
3. 7.559 butir pil trihexyphenidyl (3.476 butir belum dikirim ke labfor)
4. 19.782 butir pil dextrometrophan (14.338 butir belum dikirim ke labfor)
5. 849 botol bir (telah dimusnahkan)
6. 167 botol arak (telah dimusnahkan)
7. 1.794 botol anggur merah (telah dimusnahkan)
8. 16 botol vodca (telah dimusnahkan)
Dengan jumlah keseluruhan 27.341 butir obat keras (17.805 belum dikirim ke labfor), dan 2810 botol minuman keras (telah dimusnahkan)

Sementara barang bukti yang ditangani oleh Sat Reskrim adalah:
1. Kasus pembunuhan berencana:
a. Pakaian para tersangka
b. Pakaian korban
c. Tas pinggang milik korban
d. Handphone milik korban
2. Kasus pembunuhan bayi:
a. 1 buah sak beras warna putih
b. 1 potong sarung warna putih
c. 1 buah gurita bayi dengan bercak darah
d. 1 buah popok bayi warna putih
e. Handphone milik korban
f. 1 buah kain katun pembungkus bayi
g. 2 buah potongan ujung gurita bayi
h. 1 buah tikar pembungkus bayi
3. Kasus Perjudian:
a. Uang tunai sejumlah Rp.6.320.000,-
b. Handphone milik beberapa tersangka
c. ATM milik salah satu tersangka
d. 1 set alat pengocok dadu
e. 3 buah dadu
f. 1 lembar beberan bergambar dadu
g. 15 set kartu domino
h. 1 buah papan judi cap jiekie
i. 2 buah aalas gambar cap jiekie
j. 12 bola cap jiekie
k. 2 kantong hitam untuk uang
l. 1 kantong coklat untuk bola
m. 1 buah terpal untuk tempat duduk
n. 9 buah kartu lintrik
o. Buku rekapan togel
4. Kasus kepemilikan senjata tajam tanpa surat ijin sah:
a. 1 buah clurit
b. 1 buah pedang
5. Kasus pencurian kendaraan bermotor
a. 1 unit sepeda motor honda supra
b. cabe yang dicuri oleh tersangka curanmor
c. sak berisi alpokat milik tersangka curanmor
6. Kasus penipuan dan penggelapan:
a. 1 buah surat perjanjian jual beli mobil
b. Surat tanda penerimaan BPKB
c. 6 lembar kwitansi
d. 1 lembar perjanjian
e. 1 lembar surat permohonan tempat kerja
7. Kasus aniaya dengan pemberatan:
a. 6 buah clurit
b. 1 buah pedang
8. Kasus pencurian dengan kekerasan:
a. 1 buah clurit
b. 1 buah teropong yang digunakan tersangka
c. 1 potong balok kayu
9. Kasus illegal logging:
a. 20 balok kayu jenis kayu arum.

Selain barang bukti diatas, Kasat Lantas Polres Probolinggo juga memperlihatkan 1605 lembar bukti surat tilang dari pengguna kendaraan bermotor yang melanggar peraturan lalu lintas, dan puluhan knalpot bronk yang berhasil Sat Lantas Polres Probolinggo amankan. Angka pelanggaran lalu lintas mengalami kenaikan sebanyak 3,4% dibanding tahun kemarin. Namun Kasat Lantas Polres Probolinggo masih berupaya untuk menekan terjadinya pelanggaran peraturan lalu lintas.

Selain itu, Kapolres Probolinggo menyampaikan bahwa "perburuan" untuk menangkap beberapa Daftar Pencarian Orang masih dilakukan dengan segala upaya yang ada. DPO yang ada merupakan hasil dari penyidikan petugas kepolisian Polres Probolinggo melalui keterangan saksi - saksi.

Kedepannya Polres Probolinggo juga akan memperketat keamanan di wilayah hukum Polres Probolinggo untuk senantiasa menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif terjauh dari konflik.