Jumat, 11 Desember 2015

Upaya Awal Kapolres Probolinggo Untuk Menangani Isu Santet

Takziah ke kediaman Alm. Zainal

Probolinggo - Menindaklanjuti kasus konflik sosial yang dalam hal ini adalah isu santet di Dusun Durian Desa Kalibuntu Kecamatan Kraksaan. Kapolres Probolinggo, AKBP Iwan Setyawan dan Bp. Hasan Aminuddin datang ke rumah Alm. Zainal (21). Usai melaksanakan sholat jum'at di Masjid Agung Ar-Raudlah Kraksaan, Kapolres dan Bp. Hasan Aminuddin bergerak menuju rumah Alm. Zainal.


Kedatangan Kapolres Probolinggo dan Bp. Hasan Aminuddin ke Dusun Durian Desa Kali Buntu Kecamatan Kraksaan merupakan upaya Muspida Kabupaten Probolinggo untuk mengurangi ketegangan yang ada dan juga takziah ke kediaman Alm. Zainal.

suasana takziah di kediaman Alm. Zainal
Sumbu - sumbu ketegangan masih terasa kala Kapolres dan Bp. Hasan Aminuddin tiba di Dusun Durian. Beberapa masa penuduh masih menyimpan emosi karena tak dapat langsung menemui Ramli (70) yang dimana di kasus ini adalah sebagai pihak tertuduh.

Kala Kapolres dan Bp. Hasan Aminuddin yang didampingi tokoh agama Dusun Durian melakukan mediasi, Ibu dari Alm. Zainal ternyata masih bersikukuh bahwa putranya meninggal akibat disantet oleh Ramli. Tuntutan dari pihak keluarga Alm. Zainal juga meminta agar Ramli tidak lagi tinggal di lingkungan Dusun Durian Desa Kalibuntu.

Terkait dengan tuntutan keluarga Alm. Zainal  Arifin, Bp. Hasan Aminuddin berjanji akan memberikan solusi terbaik untuk masyarakat Dusun Durian dan khususnya untuk kedua belah pihak yang berseteru.

Kunjungan ke RSUD Waluyo Jati
Selain takziah ke kediaman Alm. Zainal, Kapolres Probolinggo dan Bp. Hasan Aminuddin juga berkunjung ke RSUD Waluyo Jati dimana Baharuddin dirawat. Baharuddin juga merupakan salah satu orang sakit yang di duga akibat ilmu santet. Baharuddin dilarikan ke RSUD Waluyo Jati setelah kemarin menjalani mediasi antar pihak penuduh dan tertuduh di Balai Kelurahan Patokan Kecamatan Kraksaan.

Kapolres dan Bp. Hasan menjenguk Baharuddin di
RSUD Waluyo Jati
Dalam kunjungannya ke RSUD waluyo Jati untuk menjenguk Baharuddin, Kapolres Probolinggo dan Bp. Hasan Aminuddin juga memberikan pencerahan terhadap keluarga Baharuddin agar tidak sampai melakukan perbuatan anarkis seperti yang terkjadi di Dusun Durian Desa Kalibuntu pagi tadi.

Kegiatan takziah ke kediaman Alm. Zainal dan Kunjungan ke Baharuddin di RSUD Waluyo Jati merupakan upaya dari Kapolres Probolinggo dan Bp. Hasan Aminuddin untuk menghimbau masyarakat agar tidak sembarangan menuduh seseorang atas kepemilikan ilmu santet, dan semerta - merta berbuat anarkis pada satu pihak yang diduga memiliki ilmu santet.

Kapolres Probolinggo dan Bp. Hasan Aminuddin berharap kedepannya kasus - kasus tentang isu santet ini berkurang dan tidak ada lagi perbuatan anarkis akibat tuduhan kepemilikan ilmu santet. Kapolres juga menambahkan, Belajarlah dari kasus yang sudah sudah. Contohnya, satu orang terbunuh karena diduga memiliki ilmu santet di Desa Sokaan Kecamatan Krejengan. Kapolres Probolinggo juga berupaya untuk melakukan koordinasi lanjutan dengan Muspida Probolinggo, dan Tokoh Agama untuk menangani isu - isu santet yang banyak muncul akhir akhir ini.