Rabu, 20 Januari 2016

Apel Kesiapsiagaan Aksi Teror Polres Probolinggo


Probolinggo - Peristiwa peledakan pos polisi di Jl. MH Thamrin Jakarta Pusat pekan lalu kini membawa dampak ke setiap Polda jajaran se Indonesia. Selang beberapa saat kemudian serentak seluruh Polda jajaran memberlakukan siaga keamanan tingkat 1. Hal ini merupakan langkah yang di ambil Mabes Polri untuk tetap mengkaver keamanan secara merata. Di khawatirkan jaringan teroris yang pekan lalu menyerang Jakarta kembali melaksanakan aksi serupa di daerah daerah yang lain. Terlebih lagi, siaga keamanan tingkat 1 ini di berlakukan agar setiap personil Kepolisian waspada akan serangan sekelompok teroris yang memang memplot anggota Kepolisian sebagai sasaran aksinya.

Hari ini Polres Probolinggo pun melaksanakan Apel Siaga 1 Polri untuk kesiapsiagaan Polres Probolinggo menghadapi teroris. Meskipun wilayah Kabupaten Probolinggo relatif aman dari aksi - aksi teror, namun langkah ini memang seharusnya diambil untuk menutup kemungkinan adanya aksi teror di wilayah Kabupaten Probolinggo. Apel pagi ini merupakan apel kesiapan personil, kelengkapan, dan kendaraan bermotor, mengingat apel penetapan siaga keamanan tingkat 1 telah Polres Probolinggo laksanakan 14 januari pukul 19.00 WIB, tepat setelah peristiwa bom Thamrin usai.

Apel yang dipimpin Kapolres Probolinggo pagi ini juga diliput oleh beberapa rekan media massa, baik electronik maupun cetak. Diundangnya rekan media kali ini dimaksudkan untuk menginformasikan kepada masyarakat untuk juga selalu waspada terhadap setiap orang yang tak mereka kenal, lapor ke Polsek terdekat bilamana ada orang yang mencurigakan. Polres Probolinggo juga meminta bantuan masyarakat untuk saling berupaya mencegah terjadinya aksi teror di Kabupaten Probolinggo.

 Apel pagi ini bertujuan untuk menginformasikan tentang SOP management penanganan bom bagi setiap personil Polres Probolinggo. SOP yang di beberkan kepada personil merupakan rancangan matang yang di susun oleh Kapolres dan setiap Kabag yang ada di Polres Probolinggo. 

"SOP ini sudah kita godok beberapa kali untuk mendapat hasil yang baik. SOP ini selesai tidak dalam sehari lho, beberapa hari kita rancang bagaimana langkah langkah yang kita ambil nantinya bisa cepat, tepat, dan efisien" ucap AKBP Iwan Setyawan.

Ditengah apel, Kapolres Probolinggo bersama Sie Propam melaksanakan pengecekan personil Polres Probolinggo. Pemeriksaan meliputi, pemeriksaan diri, pemeriksaan rompi anti peluru, pemeriksaan alat keamanan diri, dan pemeriksaan senjata api setiap anggota Polres. Dilanjutkan dengan pemeriksaan kendaraan bermotor, baik kendaraan angkut personil maupun kendaraan patroli. Pemeriksaan terhadap kendaraan meliputi pemeriksaan keadaan kendaraan, baik mesin ban dan segala macamnya. Juga pemeriksaan kelengkapan kendaraan, antara lain sirine dan public addresser (loud speaker).

Usai melaksanakan pemeriksaan personil dan kendaraan bermotor, Kapolres Probolinggo menyampaikan gagasannya tentang Patroli Dialogis bersama masyarakat. Yaitu patroli yang dimana nantinya petugas mengampiri warga untuk berdialog bekerja sama dalam langkaha antisipasi aksi teror ini. Dalam apel ini, juga diperagakan langsung oleh beberapa personil anggota apel.

Hingga usai apel dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Kapolres Probolinggo beserta jajaran menyatakan perang terhadap teroris yang akan mengganggu keamanan masyarakat Kabupaten Probolinggo di akhir kegiatan apel pagi ini.