Senin, 25 Januari 2016

Diduga Epilepsi Kambuh, Pria Paruh Baya Ini Ditemukan Tewas Di Pengairan Sawah

Probolinggo - Setelah warga Probolinggo dikagetkan dengan ditemukannya mayat seorang laki - laki gila di Desa Ngadisari hari minggu (24/1). Selang sehari setelah itu, Senin (25/1) giilran warga Desa Alas Sumur Kulon yang dikagetkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam sungai pengairan sawah 5 meter, kedalaman air 50 cm di Dusun Juluk Desa Alas Sumur Kulon Kecamatan Kraksaan.

Sekitar pukul 12.30 WIB petugas piket Polsek Kraksaan mendapatkan informasi dari Heri, Kepala Desa Alas Sumur. Selanjutnya petugas Polsek Kraksaan mendatangi TKP, dan benar adanya sesosok mayat [ria terbaring di bawah sungai pengairan sawah. Setelah mayat tersebut berhasil diangkat, barulah diketahui bahwa mayat tersebut adalah Sukardi (51), seorang petani yang sehari - harinya sering mencari rumput gajah untuk pakan ternak.

Awal kejadian, sekitar pukul 10.00 WIB dihari yng sama korban pamit untuk mencari rumput untuk pakan ternak. Namun sampai siang hari korban tak kunjung pulang. Sehingga Anang, anak korban mencarinya ke pematang sawah di tepi sungai pengairan. Barulah diketahui bahwa korban telah meninggal terendam air dengan kedalaman 50cm dengan kondisi berpakaian lengkap dan luka babras di pelipis mata bagian kiri.

Menurut pengakuan keluarga, korban memang mengidap penyakit epilepsi yang sering kambuh akhir - akhir ini. Diduga kuat, korban meninggal akibat epilepsi yang kambuh dan tak seorangpun tau hingga dirinya terperosok kedalam sungai pengairan swah dan terendam.

Hal serupa juga dikemukakan tim medis yang melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban. Tak ada tanda - tanda kekerasan yang terjadi menurut hasil visum yang dilakukan.

Selanjutnya petugas polsek Kraksan melakukan koordinasi dengan keluarga korban untuk membuat pernyataan tidak menuntut apapun dan pernyataan menolak dilakukan otopsi. Pihak keluarga tidak menyetujui proses otopsi dikarenakan pihak keluarga telah paham, meninggalnya korban murni akibat penyakit epilepsi yang di idapnya.