Selasa, 26 Januari 2016

Malapetaka Pembuat Petasan, Meninggal Akibat Ledakan Bahan Peledak Yang Ia Gunakan


Probolinggo - Seorang pria meinggal dunia akibat ledakan yang ia alami di belakang rumahnya di Dusun Randu Gugut Desa Purut Kecamatan Lumbang. Ledakan diakibatkan oleh bahan peledak atau mesiu yang korban gunakan untuk merakit petasan di belakang rumah miliknya.

Awal terdengar ledakan, Asih (35) istri korban langsung berlari menuju belakang rumah setelah terdengar ledakan yang cukup besar. Na'as, Asih menemui Abdullah suaminya dalam keadaan terkapar berlumur darah dengan lengan terputus. Melihat keadaan suaminya yang memprihatinkan lantas Asih membopongnya menuju dalam rumah. Setelah itu Asih meminta bantuan tetangga untuk membawa korban ke rumah orang tuanya di Desa Wringin Anom Kecamatan Lubang.

Saat perjalanan kerumah orang tua, korban masih sempat berbicara dan sadarkan diri. Namun setelah sesaat tiba di rumah orang tuanya sekitar pukul 11.30 WIB korban teriak kesakitan dan berkata bahwa dirinya tak kuat lagi hingga akhirnya meniggal. Petugas kepolisian yang hadir di TKP lanjut melakukan olah TKP dan sebagian melakukan koordinasi dengan dokter puskesmas untuk melakukan visum luar, mengingat keluarga menolak untuk dilakukan autopsi.

Setelah dilakukan pemeriksaan data, ternyata korban pernah divonis oleh hakim di Pengadilan Negeri Kraksaan pada tahun 2012 atas perbuatannya yang membuat, menyimpan dan menjual bahan peledak. Sehingga kesimpulan awal tentang ledakan yang terjadi akibat bahan peledak adalah benar. Karena ditolaknya proses autopsi, maka jasad korban selanjutnya dimandikan untuk di makamkan.

Dari hasil olah TKP petugas berhasil mengamankan barang bukti 1 rol benang nilon, 1 rol isolasi hitam, sebuah pisau kecil, 1 selongsong dengan adanya bekas misiu, dan serpihan daging lengan korban.