Sabtu, 30 Januari 2016

Nasib Na'as Seorang Kakek, Meninggal Disambar Petir Kala Mencari Pakan Ternak

Probolinggo - Sungguh na'as nasib Misnari (70), warga Desa Kramat Agung Kecamatan Bantaran ini. Niat hati ingin mencari rerumputan untuk pakan ternak, tapi siapa tahu tiba tiba dirinya tersambar petir dan seketika tak bergerak. Misnari seketika meregang nyawa sesaat setelah petir menyambar dirinya yang tengah dalam perjalanan pulang dari sawah kemarin, sabtu (30/1) sekitar pukul 13.30 WIB.

Awalnya Misnari pamit untuk mencari rerumputan pakan ternak di sawah sekitar rumahnya kepada keluarganya sekitar pukul 11.00 WIB. Namun sekitar pukul 12.30 WIB keluarga Misnari dikagetkan oleh berita meninggalnya Misnari. Adalah Usman dan Nuralim yang mengabarkan ke keluarga Misnari. 

Setelah kejadian sekitar pukul 15.00 WIB warga baru melapor kepada Polsek Bantaran melalui Maat, seorang petugas Satpol PP. Menerima laporan tersebut, Polske Bantaran bergegas menuju TKP, namun yang petugas dapati jenazah Misnari telah dikafani dan siap untuk dikebumikan. Akhirnya petugas melakukan pengamanan TKP, Olah TKP, menyita pakaian korban untuk barang bukti,meminta keterangan saksi, dan meminta surat pernyataan menolak Visum Et Repertum kepada keluarga korban.

Kedua teman Misnari membenarkan kejadian yang dialami oleh Misnari. Usman dan Nuralim bersaksi bahwa pada saat kondisi hujan, korban bersama dua saksi tengah mencari rerumputan pakan ternak di sawah yang tak jauh dari kediaman korban. Jarak antar ketiganya memang tak terlalu berdekatan. Sesaat setelah ketiganya memutuskan unutk kembali, tiba - tiba petir menyambar tubuh korban. Seketika itu korban tak bergerak lagi.