Selasa, 23 Februari 2016

Polres Probolinggo Gelar Pers Release Kasus Curat Mesin Diesel

Probolinggo - Bertempat di halaman lobi mako, Satreskrim Polres Probolinggo kembali menggelar Pers Release, Selasa (23/2), terkait pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan. Dua tersangka yang berhasil diamankan petugas hari Rabu (17/2) lalu itu yakni Maidi (30), dan Sulaiman (36). Keduanya adalah warga Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Penangkapan yang terjadi sekitar pukul 23.00 itu, diawali dengan penangkapan tersangka Maidi oleh anggota Buser Timur di sebuah musholla. Maidi ditangkap karena diduga sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan sebuah mesin diesel milik korban Achmad Syaifudin (38). Saat itu, tersangka sempat melakukan pemberontakan kepada petugas saat akan digelandang. Aksinya sempat mendatangkan warga sekitar yang menghampiri musholla tersebut. Namun hal tersebut tak sampai menimbulkan perselisihan berlanjut setelah dilakukan mediasi kepada salah satu tokoh masyarakat setempat.

Dari penangkapan Maidi itulah, petugas kemudian dapat menangkap Sulaiman setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Menurut pengakuan Maidi, ia meminta tolong kepada Sulaiman untuk menjualkan mesin diesel yang dicurinya kepada seseorang yang tidak diketahui namanya di Desa kalikajar, Paiton. Sulaiman menjualkan barang tersebut laku dengan harga Rp 500 ribu.

Dari hasil penyidikan petugas, kedua tersangka dikenakan dua pasal berbeda. Maidi dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, sedangkan Sulaiman dikenakan pasal 480 KUHP dengan masing-masing ancaman hukuman penjara selama 7 tahun dan 4 tahun. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang diduga membeli hasil barang curian tersebut.