Kamis, 11 Februari 2016

Polres Probolinggo Laksanakan Giat Pengamanan Eksekusi Tanah Di Kecamatan Dringu





Probolinggo - Pagi ini, kamis (11/2) pukul 08.00 WIB, Polres Probolinggo melaksanakan giat pengamanan eksekusi putusan pengadilan no 08/Pdt.G/2006/PN Kab.Prob sebagaimana obyek eksekusi merupakan tanah seluas 0.293 ha termasuk tiga rumah di dalam tanah tersebut. Pengamanan hari ini dilaksanakan dengan pengendalian dari Kabag Ops Polres Probolinggo, Kasat Intelkam Polres Probolinggo, dan Kapolsek Dringu.
Giat pengamanan eksekusi diawali dengan apel pagi yang dilaksanakan di halaman depan Polsek dringu yang diikuti oleh 2 sst personil dari Sat Sabhara Polres Probolinggo, 1 sst personil dari Raimas Polres Probolinggo, 1 ssr personil dari Sat Intelkam Polres Probolinggo, 1 ssr personil dari Sat Lantas Polres probolinggo, dan 1 unit personil dari provost Polres Probolinggo.

Usai dilaksanakan apel di halaman Polsek Dringu, personil pengamanan eksekusi lanjut bergeser menuju Kantor Desa Pabean untuk selanjutnya mendengarkan putusan pengadilan negeri bersama dengan pihak lainnya yaitu, personil dari Koramil Dringu, Panitera Pengadilan Negeri Kraksaan, Pihak penggugat, dan pihak tergugat. Dalam pembacaan putusan awalnya berjalan baik, sebelum akhirnya pihak tergugat menyatakan bahwa dirinya tidak tahu menahu tentang hasil sidang. Pihak tergugat mengakui bahwa dirinya tidak pernah hadir dalam sidang sementara dia langsung menerima selembar surat putusan eksekusi. Namun ketegangan tersebut reda setelah Panitera Pengadilan negeri Kraksaan menganjurkan tergugat untuk selanjutnya melaksanakan peninjauan kembali setelah eksekusi dilakukan.


Setelah perbincangan panjang yang terjadi di ruang rapat Kantor Desa Pabean, Semua personil pengamanan selanjutnya bergeser menuju TKP untuk melaksanakan eksekusi tanah. Proses eksekusi berjalan lancar dengan sedikitnya warga yang hadir di TKP. Dalam proses eksekusi tersebut, Kapolsek Dringu juga menghadirkan beberapa warga yang memiliki bangunan yang berbatasan langsung dengan obyek eksekusi. Mereka semua diundang untuk menyaksikan dan sebagai saksi yang sah dalam pengukuran obyek eksekusi. Diundangnya warga yang berbatasan langsung dengan obyek eksekusi ini juga bertujuan untuk menghimbau kedua belah pihak agar tidak ada perselisihan perbatasan tanah dikemudian hari. 

Tepat pukul 12.00 WIB kegiatan pengamanan putusan Pengadilan Negeri Kraksaan berupa tanah seluas 0.239 ha selesai. Obyek yang dieksekusi telah terpasang patokan - patokan pembatas ukuran tanah. Semua rangkaian proses berjalan lancar dengan tidak adanya hambatan yang memperlambat proses eksekusi