Senin, 01 Februari 2016

Press Realease Sat Reskrim Polres Probolinggo, Perjudian dan Pencurian Dengan Kekerasan



Probolinggo - Sat Reskrim Polres Proolinggo kembali menggelar press realease hasil penangkapan perjudian selama satu minggu dan penangkapan DPO pencurian dengan kekerasan hari ini, Senin (1/2) pukul 10.00 WIB. Press Realease pagi ini dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Mobri Cardo Panjaitan dan di dampingi oleh Kanit Opsnal Reskrim Polres Probolinggo Ipda Fauzan.

Press Realese awal menghadirkan 5 tersangka atas kasus perjudian roulete dan togel. Kelima tersangka tersebut di cokok dari 2 tempat yang berbeda. Tersangka judi roulete di cokok di Desa Tegalsono Kecamatan Tegalsiwalan. Sementara 3 tersangka judi roulete di grebek petugas anggota Buser Barat di Desa Malasan Kecamatan Leces.

MK (43) seorang bandar roulete mengaku dirinya merupakan pemain baru dalam judi jenis roulete ini. Keuntungan yang ia dapat semalamnya bisa sampai RP.500.000,-. Sementara untuk papan permainan roulete ini, ia mengaku memesannya dari pengerajin kayu di sekitar wilayah rumahnya.

Sementara press realease kedua menghadirkan 1 DPO kasus pencurian dan kekerasan yang berhasil Sat Reskrim amankan dengan 2 tembakan kearah kaki tersangka. Tersangka berinisial AB harus menerima 2 buah timah panas dari anggota Sat Reskrim Polres Probolinggo kala ia melawan petugas dan berusaha melarikan diri saat dirinya di grebek petugas di kediamannya di Desa Matekan Kecamatan Besuk.

"Tersangka AB ini memang terkenal sadis dalam melakukan aksinya. Sasaran aksinya merupakan dua remaja yang sedang pacaran, lalu ia datang untuk menodong. Dan iya, AB ini tak hanya dalam kasus curas saja, dia juga merupakan spesialis curanmor" aku AKP Mobri C Panjaitan.

Dalam wawancara yang dilakukan Kasat Reskrim dan rekan media, AKP Mobri membenarkan jika Sat Reskrim masih memburu AR, yaitu rekan AB dalam melakukan aksinya.

"Untuk AR sendiri kami masih melakukan pengejaran, kami masih berusaha untuk secepatnya membawa AR menemani AB di Tahanan" imbuh AKP Mobri C Panjaitan.