Rabu, 02 Maret 2016

Polres Probolinggo Amankan 2 Pemilik Toko Penjual Minuman Keras


Probolinggo - Razia peredaran minuman keras di wilayah hukum Polres Probolinggo belumlah selesai. Polres Probolinggo masih terus mengobrak - abrik toko atau warung penyedia minuman haram tersebut. Hal ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan Kabupaten Probolinggo yang bebas dari minuman keras, narkotika, dan zat adiktif lainnya. 

Kembali Polres Probolinggo berhasil mengamankan 2 pemilik toko penyedia minuman keras di Kecamatan Tegal Siwalan dan Kecamatan Paiton. Razia di dua tempat berbeda tersebut terbagi oleh dua tim, yaitu Polsek Tegal Siwalan yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Ari Hartono, dan Sat Sabhara yang dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara AKP Istono, rabu (2/3) pukul 13.00 WIB.

Dari hasil razia tersebut, regu dari Polsek Tegal Siwalan berhasil mengamankan pemilik warung yang menyediakan minuman keras di Desa Sumberbulu Kecamatan Tegal Siwalan. Tersangka berinisial SA digiring menuju Mapolsek Tegal Siwalan dengan barang bukti yang didapat di warung milik tersangka berupa 8 botol arak berukuran 1,5 liter dan 7 botol arak berukuran 600 mililiter. Selanjutnya tersangka akan ditindak sesuai dengan undang undang tindak pidana ringan akibat menjual bebas minuman keras tersebut.



Dari regu yang beroprasi di Kecamatan Paiton, yaitu regu Sat Sabhara Polres Probolinggo. Petugas berhasil mengamankan pemilikk toko berinisial AS tersebut di giring menuju Mapolres Probolinggo akibat kepemilikan 28 botol anggur merah dan 18 botol arak berukuran 600 mililiter di toko miliknya. Sama dengan penyedia minuman keras yang lain, tersangka AS tersebut ditindak sesuai dengan undang - undang tindak pidana ringan.
Razia peredaran minuman keras tersebut memang sedang digencarkan oleh Polres Probolinggo selain razia narkotika dan zat adiktif. Hal ini dilakukan terkait maraknya remaja yang ugal -ugalan akibat menenggak minuman keras yang dijual bebas di tengah lingkungan warga. Kedepannya Polres probolinggo akan mempersempit ruang peredaran minuman keras dengan melaksanakan giat patroli serentak sewilayah untuk memberi efek jera terhadap penjual minuman keras.