Jumat, 11 Maret 2016

Polsek Bantaran Selidiki Kasus Penganiayaan Antar Pelajar

korban mengalami memar di wajah
Probolinggo - Pergaulan remaja saat ini kembali menimbulkan masalah. Di Desa Kedung rejo Kecamatan Bantaran, salah seorang remaja mendatangi Polsek Bantaran dengan luka memar di bagian wajahnya. Kurdi Hatiyanto namanya, ia melapor ke Mapolsek Bantaran lantaran wajahnya memar akibat hantaman bogem seorang temannya, jum'at (11/3) pukul 10.30 WIB.

Kurdi yang merupakan seorang pelajar menengengah atas ini awalnya hendak kembali ke rumahnya usai jam pelajaran sekolah berakhir. Namun ditengah perjalanannya pulang tiba - tiba terlapor berinisial IN (18) menghadang korban dan menantangnya berkelahi. Awalnya korban menolak ajakan terlapor lantaran ia mengaku tak memiliki masalah dengan terlapor. Korban mulai emosi tatkala teman - teman terlapor mengejek korban penakut karena menolak berkelahi dengan terlapor.

Panas akibat ucapan teman terlapor, korban meladeni tantangan terlapor untuk berkelahi. Tengah berkelahi dengan terlapor tiba - tiba korban terjatuh, dari situlah IN menghantam korban tanpa ampun di bagian wajah. Usai korban terlihat lemas dan tak melawan terlapor meninggalkan korban begitu saja di tempat kejadian.

Lanjut korban melapor ke Mapolsek Bantaran atas kasus penganiayaan. Petugas yang menerima laporan bergegas menuju TKP untuk memeriksa. Sedang korban dibawa menuju Puskesmas Bantaran untuk membuat Visum Et Repertum dan pengobatan.Usai mengolah TKP petugas membuat sprin penugasan anggota untuk menyelidiki dan menuntaskan kasus tersebut. Petugas Polsek Bantaran juga melakukan koordinasi dengan Unit PPa Polres Probolinggo, hal ini dikarenakan usia korban yang masih dibawah umur. Polsek Bantaran akan melakukan upaya agar kasus tersebut terungkap