Sabtu, 19 Maret 2016

Sama - Sama Dibawah Pengaruh Minuman Keras, 2 Kelompok Pemuda Terlibat Tawuran


Probolinggo - Akibat mabuk, dua kelompok pemuda antar desa terlibat tawuran di Desa Kedungcaluk Kecamatan Krejengan, sabtu (19/3) pukul 23.30 WIB. Dari dua kelompok pemuda tersebut, 6 pemuda kelompok pemuda Desa Widoro dan 4 pemuda kelompok Desa Sumber Katimoho.

Diakui kelompok pemuda Desa Widoro bahwa kelompoknya selepas isya berpesta miras di Desa Kedungcaluk. Mereka mengakui miiras tersebut didapatnya dari sebuah toko di Kecamatan Kraksaan.

Usai pesta miras, dalam perjalanan pulang keenam orang pemuda tersebut berpapasan dengan 4 orang pemuda kelompok Desa Sumber Katimoho. Saat berpapasan itulah, salah satu pemuda widoro memprovokasi temannya dengan berbicara demikian, "yaa oreng se gahmegagah" yang artinya ini dia orang yang sombong.

Dari kata - kata seorang temannya tersebut, keenam pemuda Desa Widoro berbalik arah dan menghadang kelompok pemuda Desa Sumber Katimoho. Disinilah cekcok bermulai hingga akhirnya terjadi baku hantam antar kedua kelompok pemuda beda Desa. 3 pemuda mengalami luka di bagian kepala yang mengharuskannya menerima jahitan, 1 diantaranya merupakan pemuda Desa Widoro.

Menerima laporan tersebut Polsek Krejengan segera menuju TKP untuk melerai perkeahian tersebut. Polsek Krejengan mengamankan 7 pemuda, sementara 3 dilarikan ke RSUD Waluyo Jati untuk mendapat perawatan terhadap luka dibagian kepala. Polsek Krejengan juga mengamankan 3 buah batu kali, dan sebuah celurit milik orang tua seorang pemuda yang tak terima ananknya mengalami luka cukup serius dibagian kepala. Segera dengan ini Polsek Krejengan melakukan mediasi dengan berkoordinasi dengan Kepala Desa Wdoro dan Kepala Desa Sumber Katimoho.


Hasil analisa sementara Kepolisian Sektor Krejengan adalah bahwa kedua kelompok pemuda tersebut dalam keadaan mabuk setelah masing - masing usai berpesta miras.