Kamis, 14 April 2016

Pengedar Pil Dextro Di Kalangan Pelajar, Digelandang Ke Polsek Tegalsiwalan

 
Probolinggo - Satuan Reserse Kriminal Polsek Tegalsiwalan telah berhasil melakukan penangkapan terhadap dua orang yang diduga kuat menjadi pengedar obat-obatan terlarang jenis Dextro. Kedua orang tersebut adalah TH (24), warga Desa Klenang Lor, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, dan AS (27), warga Desa Pedagangan, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Penangkapan itu terjadi setelah petugas mendapatkan informasi dari warga yang resah dengan peredaran pil dextro di kalangan pelajar. Saat dilakukan penggeledahan terhadap kedua pelaku, petugas mendapati sekantong pil kuning jenis dextro. Tak dapat mengelak lagi, keduanya pun digelandang ke Mapolsek Tegalsiwalan untuk proses selanjutnya.

"Tersangka selama ini diketahui kerap menjual dan mengedarkan pil tersebut kepada sejumlah pelajar mulai dari pelajar tingkat SMP hingga SMA yang ada di wilayah Kecamatan Tegalsiwalan," ungkap Kapolsek Tegalsiwalan AKP Jamal.

Menurut pengakuan kedua tersangka, pil dextro yang berjumlah seribu butir itu siap diedarkan dengan harga Rp 120 ribu per box (100 butir). Selain barang bukti berupa seribu pil dextro, petugas juga mengamankan barang bukti lainnya yakni tiga buah handphone dan uang sejumlah Rp 306 ribu. Keduanya akan dijerat pasal 196 subsider 197 Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 800 juta. Kapolsek menerangkan, kasus ini akan terus dikembangkan guna memburu pemasok obat-obatan yang membahayakan generasi penerus bangsa tersebut.