Jumat, 20 Mei 2016

Polres Probolinggo Laksanakan Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-108


Probolinggo - Aparat Kesatuan Polisi Resort Probolinggo, melaksanakan upacara peringatan hari Kebangkitan Nasional ke-108 di halaman apel mapolres, Jumat (20/5) pagi tadi. Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin menjadi Inspektur Upacara dalam upacara bendera yang sekaligus diisi dengan pemberian reward dan punishment kepada polsek jajaran Polres Probolinggo.

Kegiatan tersebut diikuti juga oleh seluruh pejabat Polres Probolinggo, Kapolsek jajaran serta seluruh anggota dan PNS Polres Probolinggo. Dalam upacara Harkitnas ini, sebagai petugas upacara yakni dari anggota Satuan Sabhara Polres Probolinggo.

Pemberian reward diberikan kepada Polsek Kraksaan yang diberi lambang bendera kuning karena mendapatkan peringkat pertama dalam pelaksanaan tugasnya. Sedangkan dua peringkat terakhir yakni Polsek Krucil dan Polsek Pakuniran, diberikan bendera warna hitam karena kurang aktifnya dalam pengungkapan kasus dan kegiatan lainnya. Dengan hal itu, diharapkan agar seluruh polsek jajaran dapat bersaing positif dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari, sehingga wilayah Kabupaten Probolinggo tetap aman dan kondusif.

Dalam amanatnya, kapolres membacakan sambutan dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI. Menurut Menkominfo, salah satu inspirasi yang bisa kita serap dari berdirinya Boedi Oetomo sebagai sebuah oraganisasi modem pada tahun 1908 adalah munculnya sumber daya manusia Indonesia yang terdidik, memiliki jiwa nasionalisme kebangsaan, dan memiliki cita-cita mulia untuk melepaskan diri dari penjajahan. Dengan tampilnya sumber daya manusia yang unggul inilah semangat kebangkitan nasional dimulai. Perjuangan Boedi Oetomo yang dipimpin oleh Dokter Wahidin Soedirohoesodo dan Dokter Soetomo tersebut kemudian dilanjutkan oleh kaum muda pada tahun 1928 yang kemudian melahirkan Soempah Pemoeda. Dan melalui perjuangan yang tak kenal lelah akhirnya kita dapat memproklamirkan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Sejak diproklamirkannya kemerdekaan, kita bangsa Indonesia telah berjanji dan berketetapan hati bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini adalah harga mati yang tidak dapat ditawar-tawar lagi dalam kondisi dan keadaan apapun.

Dengan memperingati Hari Kebangkitan Nasional ini, diharapkan dapat memicu perjuangan Polri serta menjadi semangat para Bhayangkara negara agar lebih sukses dan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan pengabdian apda bangsa dan negara.