Selasa, 19 Juli 2016

166 Personel Gabungan Siap Amankan Yadnya Kasada Bromo


Problinggo – Perayaan ritual Yadnya Kasada yang akan dilaksanakan pada 20-21 Juli 2016, di tengah Gunung Bromo sedang erupsi, Polres Probolinggo akan kerahkan sebanyak 166 personel gabungan baik dari satuan Sabhara, Lalu lintas, Intelkam dan satuan lainnya.

“Dari 166 personel tersebut akan di sebar di beberapa titik, terutama di kaldera dan pintu masuk, selain itu petugas juga akan berjaga di jalan yang rawan, menikung dan berlubang. Yang utama memperketat pengunjung ke kaldera dan naik ke kawah, karena konkdisi bromo masih erupsi,” terang Kasubbag Humas Polres Probolinggo, AKP Ida Bagus Gede, Selasa (19/7).

Pengamanan ratusan personel kata AKP Ida, difokuskan terhadap jalannya ritual yang akan naik ke kawah untuk melakukan larung sesajen. Polisi hanya memperbolehkan untuk warga Tengger saja yang boleh ke kaldera dan ke kawah.

“Selain tokoh adat dan warga Tengger, kita akan menghadang pengunjung lainnya yang mau masuk ke lautan pasir di pure agung, apa lagi sampai ke kawah, itu kami sangat ketat melarangnya. Petugas tidak segan untuk memberikan tindakan tegas jika diketemukan pengunjung atau wisatawan yang bandel, jarak aman tetap 1 kilometer dari kawah,” tegasnya.

Sedangkan untuk warga Suku Tengger yang boleh naik ke kawah juga di batasi, sesuai kesepakatan bersama yang disampaikan pemerintah dan instansi terkait. ”Itu kami lakukan untuk keamanan  bersama, dikhawatirkan terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan, saat Gunung Bromo sedang erupsi seperti saat ini,” papar AKP Ida.

Diketahui, seperti sebelum-sebelumnya, saat perayaan ritual Yadnya Kasada yang digelar secara rutin oleh seluruh warga Tengger di Jatim, tak luput dari incaran wisatawan yang ingin menyaksikan Kasada. Bahkan, setiap tahunnya dalam perayaan tersebut, puluhan ribu pengunjung memadati jelangnya acara itu.