Minggu, 07 Agustus 2016

Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pria Diamankan Satlantas Usai Aniaya Anak Kecil

Probolinggo - Seorang laki-laki berinisial EF (25), warga Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, tega menganiaya seorang anak bernama Syaiful Anam (6), warga Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, hingga dilarikan ke rumah sakit setempat. Nahasnya, Anam yang sedang asik bermain di depan rumahnya itu, tiba-tiba didatangi EF. Tanpa sebab yang jelas, EF langsung menebaskan pisau yang dibawanya ke arah leher Anam. Penganiayaan yang terjadi Minggu (7/8) siang itu, membuat korban mendapat luka sayatan yang cukup dalam dari telinga kiri hingga lehernya.


Usai melakukan aksinya, EF meninggalkan Anam yang bercucuran darah dengan mengendarai sepeda motor milik warga yang terparkir di dekat rumah korban. EF melarikan diri ke arah Desa Bulang, Kecamatan Gending. Warga yang melakukan pengejaran terhadap pelaku melaporkan peristiwa itu kepada petugas satlantas di pos polisi Bentar yang sedang melakukan pemantauan arus. Bersama warga, petugas segera melakukan pengejaran. EF menghentikan kendaraannya di pinggir sungai sekitar persawahan. Namun ia tak berhenti sampai disitu. Usai meninggalkan motor yang ia bawa kabur, EF kembali mengambil sepeda onthel milik petani yang sedang bekerja di sawah untuk melarikan diri. Saat pengejaran, petugas sempat memberikan tembakan peringatan kepada pelaku namun tak digubris.

Mengetahui EF terjatuh di tengah sawah, petugas pun segera menyergap pelaku. EF sempat melakukan perlawanan dengan memukul salah satu petugas hingga terjatuh, namun akhirnya pelaku bisa diamankan dan digelandang ke Polsek Gending. Karena situasi di mapolsek didatangi banyak warga, petugas akhirnya membawa pelaku ke Satreskrim Mapolres Probolinggo untuk dilakukan penyidikan.

Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Mobri Cardo Panjaitan mengatakan, dugaan sementara pelaku mengalami gangguan kejiawaan karena saat melakukan aksinya dalam keadaan telanjang. Namun pihaknya masih akan melakukan pengembangan lebih lanjut, karena dari pengakuannya, pelaku pernah mencuri beberapa sepeda dan sepeda motor. "Masih kami lakukan penngembangan lebih lanjut terkait masalah kejiwaannya dan aksi pencuriannya," ungkap AKP Mobri.