Rabu, 31 Agustus 2016

Respon Satlantas Polres Probolinggo Mengurai Kemacetan Di Jalur Malasan

Probolinggo - Penanganan titik rawan kemacetan yang kerap terjadi dihampir semua ruas jalan utamanya jalur pantura setidaknya membuat Satuan Lalu lintas (Satlantas) berupaya keras meminimalisir kondisi yang terjadi. Hal ini juga dilakukan Satlantas Polres Probolinggo yang pada momen Idul Fitri bulan Juli lalu, juga memfokuskan konsentrasi penanganan kemacetan di ruas jalan yang mengarah ke jurusan Jember. Sepanjang jalur mulai Kecamatan Leces hingga mendekati perbatasan Kabupaten Lumajang, antrian panjang kendaraan bermotor tidak bisa terbendung.

Menurut Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Bambang Soegiharto, titik simpul kemacetan untuk jalur tersebut, berada pada titik pertigaan Tegalsiwalan atau biasa disebut pertigaan Malasan. Kemudian satu lagi yang membuat arus kendaraan cenderung melambat, saat melintasi rel Kereta Api (KA) Malasan.

“Begitu kita pantau adanya kemacetan terutama jalur yang mengarah keselatan, segera kami koordinasikan dengankanit masing-masing untuk segera turun mengatur jalur tersebut,” ujar Bambang Soegiharto yang dalam kesempatan tersebut juga terjun ke lapangan guna ikut mengatur lalu lintas utamanya di perlintasan KA Malasan.

Di lokasi jalur yang banyak dikeluhkan oleh pengguna kendaraan bermotor khususnya roda empat yang menganggap kemacetan di jalur ini sangat mengganggu perjalanannya, sangat mengapresiasi langkah positif yang diambil satuan lalu lintas Polres Probolinggo.

“Kita upayakan agar rangkaian kemacetan yang ditimbulkan, tidak sampai terlalu jauh. Jadi kita menggalang koordinasi dengan Satlantas Polres Lumajang untuk memantau arus dari dua arah, karena kemacetan ini juga masuk wilayah hukum Polres Lumajang,” ungkap Iptu Sugeng S SH, Kanit Regident.

Kejadian merambatnya arus lalu lintas pada momen lebaran di lokasi ini merupakan hal pertama yang terjadi dengan intensitas waktu cukup lama. Kenyataan ini dipicu karena  adanya peninggian bahu jalan yang tanpa diimbangi dengan meninggikan rel yang melintas di atasnya. Imbasnya tepat di atas perlintas rel tersebut, terjadi cekungan dan ini yang dihindari oleh pengendara kendaraan bermotor dengan cara memperlambat laju kendaraannya. “Ironisnya saat para pengemudi melambatkan kendaraannya, intensitas kendaraan dibelakangnya cukup padat, sehingga memicu kemacetan yang cukup panjang," tambah Iptu Sugeng.