Senin, 05 September 2016

Jelang Pilkada 2018, Polres Probolinggo Gelar Rakor Bersama KPU


Probolinggo - Bertempat di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Senin (5/9) pagi tadi, dilaksanakan rapat koordinasi antara Polres Probolinggo dengan KPU Kabupaten Probolinggo terkait pemilihan Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Probolinggo dan Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur tahun 2018.

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin, Ketua KPU Kabupaten Probolinggo HM. Zubaidi, para pejabat utama Polres Probolinggo serta sekretaris dan staf KPU Kabupaten Probolinggo.

Zubaidi menyampaikan, bahwa dalam pentahapan pemilu tahun 2018 ini akan dimulai sekitar satu tahun kedepan. Adanya wacana bakal calon terkait hukuman percobaan, hingga saat ini masuh belum ditentukan atau belum diputuskan. KPU Kabupaten Probolinggo saat ini telah menyusun jadwal koordinasi dengan dinas instansi terkait guna persiapan pelaksanaan pemilu mendatang. Zubaidi juga menerangkan, bahwa syarat calon dari masing-masing partai politik yakni memiliki 25% suara sah hasil pemilu terakhir sekitar 162.559 suara dan 20% kursi DPRD sebanyak 9 kursi. Syarat untuk calon perseorangan (dukungan sebanyak 7,5% dari jumlah DPT Pemilu terakhir atau dukungan terbesar lebih dari 50% dari jumlah kecamatan).

Disisi lain, Kapolres Probolinggo juga menyampaikan, bahwa pihaknya juga telah melakukan pemetaan kerawanan-kerawanan per pentahapan serta menyampaikan protap pengamanan terhadap pentahapan-pentahapan dan wilayah-wilayah yang dinilai rawan. Polres Probolinggo sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Probolinggo dengan tujuan agar tidak adanya penganggaran dobel. Selain itu, pihaknya juga akan segera memberikan saran dan masukan menjelang pentahapan dan selama pelaksanaan pentahapan.