Rabu, 07 September 2016

Kapolres Probolinggo Pimpin Langsung Penangkapan Pelaku Pembunuh Wanita Setengah Bugil

Probolinggo - Gerak cepat anggota Polres Probolinggo dalam mengungkap kasus pembunuhan di rumah kosong Desa Gerongan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, akhirnya membuahkan hasil. Pasca penemuan mayat seorang perempuan bernama Siti Ilhamiyah (17), warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Jambesari, Kabupaten Bondowoso, Senin (5/9) kemarin, dalam waktu 1x24 jam, personel Satreskrim Polres Probolinggo berhasil membekuk pelaku di Desa Rowo Kangkung, Kabupaten Lumajang. Pelaku ternyata selingkuhan ibu kandung korban. Saat ditangkap, pelaku tengah tertidur di rumah istri sirinya, di Kabupaten Lumajang.

Saat gelar press release, Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin mengungkapkan, pelaku pembunuhan adalah Muhammad Udin (31), warga Desa Bawunmas, Kecamatan Sekotong, Lombok. Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan ini, setelah dilakukan pemeriksaan secara maraton oleh petugas, langsung ditetapkan sebagai tersangka.

"Dari pengakuan tersangka, pelaku awalnya memaksa korban untuk berhubungan badan, namun korban menolak hingga pelaku dan temannya memukul tengkuk korban hingga pingsan,” papar kapolres.

Kapolres juga mengatakan, bahwa kasus ini dapat terungkap dari bros (perhiasan) yang dikenakan korban adalah pemberian dari kekasihnya orang Bondowoso. Setelah mengetahui identitas korban, petunjuk mengarah kepada nama tersangka yang diketahui merupakan pria selingkuhan ibu korban, Sulipah. Kepada petugas, Udin mengakui semua perbuatannya. Sejak awal, Udin sendiri memang menyukai Illa, sapaan akrab korban. Namun, korban menolak saat Udin merayu dan mengajak korban untuk bercinta.

Korban yang tengah dipengaruhi minuman keras, bersama seorang temannya yang kini menjadi DPO, kemudian memukul kepala bagian belakang korban hingga pingsan. Saat pingsan itulah korban disetubuhi bergiliran oleh dua pelaku. Begitu tersadar, korban berusaha memberontak dan berteriak. Lantaran panik, Udin bersama rekannya kemudian mencekik korban hingga tewas. Usai melampiaskan hasratnya berkali-kali, keduanya langsung kabur menggunakan sepeda motor korban bernopol DK 6026 UM. Sedangkan tersangka lainnya melarikan diri menggunakan motor matic. Tak ada niatan untuk menghabisinya, tapi karena dia berontak, teman saya berinisiatif untuk membunuhnya saja," terang Udin.

Sebelum mengenal korban, Udin sudah terlebih dahulu kenal dekat dengan ibu korban. Bahkan ia mengaku sudah menjalin asmara dengan ibu korban sekitar 4 bulan. Pihak Polres Prbolinggo sendiri saat ini sudah mengantongi identitas pelaku lainnya dan masih dalam pengejaran. Pelaku kini mendekam di sel jeruji besi tahanan Mapolres Probolinggo dan akan dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan serta terancam hukuman penjara seumur hidup.