Senin, 05 September 2016

Mayat Wanita Setengah Telanjang Gegerkan Warga Probolinggo

Probolinggo - Warga Desa Gerongan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Senin pagi kemarin (5/9) geger. Itu, setelah ditemukannya mayat perempuan remaja  di sebuah bangunan kosong. Korban nahas itu diketahui bernama Siti Ilham Niyeh, 17, warga Kecamatan Jambesari, Kabupaten Bondowoso.


Mayat perempuan itu ditemukan sekitar pukul 07.00 di bangunan kosong di tengah  ladang tebu. Saat pertama kali ditemukan, mayat berada di dekat pintu ruangan kosong yang berukuran seperti kamar kos itu. Kondisi mayat perempuan remaja itu  cukup mengenaskan. Siti ditemukan dalam kondisi setengah telanjang dengan posisi telentang. Kaos warna biru dongker dengan motif gambar warna putih yang dikenakan  korban terlihat sobek-sobek. Tak  hanya itu, celana panjang dan  celana dalam korban tersikap  di ujung kakinya. Di sekitar kepala korban juga ditemukan jam tangan perempuan yang diduga milik korban. Korban sendiri ditemukan dalam kondisi lidah terjulur. Tak jauh dari penemuan mayat korban, ditemukan tiga botol minuman keras (miras).

Kepala Desa (Kades) Gerongan, Salam mengatakan, ia pertama kali mendapatkan laporan tentang penemuan mayat perempuan tanpa identitas itu dari seorang pencari kayu. “Lalu, saya cek ke lokasi dan menghubungi polsek setempat,”  ungkapnya.

Usai menemukan mayat itu, ia  sempat menanyakan ke sejumlah warga setempat. Namun, warga tak ada yang mengetahui identitas perempuan nahas tersebut. Salam menduga mayat tersebut adalah warga dari luar desanya. Pasalnya, mayat tersebut juga  membawa tas ransel berisi pakaian. Ia menduga wanita itu bepergian dari luar kota.

Tak berselang lama, petugas Identifikasi dari Satreskrim Polres Probolinggo dan Polsek Maron yang dipimpin Kapolsek  Maron AKP Budi Handoko mendatangi lokasi kejadian. Saat petugas datang, bagian bawah jenazah korban sudah ditutupi  daun pisang. Selain melakukan evakuasi  korban, polisi juga melakukan  olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban sendiri  akhirnya dibawa ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati sekitar pukul 09.30. Selanjutnya, petugas  medis berencana untuk melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin yang saat itu mendatangi langsung proses otopsi korban mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. “Kami belum dapat berkomentar tentang penyebab kematian mayat tersebut. Kami masi menunggu hasil visum,” jelas kapolres, saat ditemui di kamar jenazah. Pihaknya belum berani berspekulasi soal dugaan pemerkosaan pada korban.

Meski kondisi korban ditemukan  setengah bugil, tapi ia memilih menunggu hasil visum korban.  Sementara ini, kematian korban diduga dari dicekik. Itu, terlihat dari adanya jeratan tali kain di bagian leher korban. “Tidak ditemukan luka lebam pada mayat.  Hanya ada lebam mayat. Ini  menunjukkan mayat telah meninggal lebih dari 4 jam,” tambah kapolres.

Petang kemarin, polisi akhirnya mengetahui identitas korban.  Usai diumumkan ke polsek jajaran, petugas berhasil mendapat informasi tentang identitas korban. Petugas pun seger mgnhubungi keluarga korban dan ciri-cirinya cocok. Dari identitas korban itu lah, petugas akan lebih mudah melakukan penyelidikan lebih lanjut.