Selasa, 27 September 2016

Polres Probolinggo Dan Polsek Jajaran Dirikan Posko Pengaduan Korban Dimas Kanjeng

Probolinggo - Terkait kasus penipuan penggandaan uang oleh Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin, berinisiatif untuk membuka posko pengaduan. Kapolres menghimbau seluruh masyarakat yang merasa ditipu dan menjadi korban, agar mendatangi posko pengaduan.

Tak hanya di Mapolres Probolinggo saja, posko-posko pengaduan tersebut kini sudah dibuka di seluruh polsek-polsek jajaran Polres Probolinggo, termasuk juga di dalam padepokan Dimas Kanjeng sendiri.

"Selama ini kan infonya banyak yang tidak berani melapor. Setelah Dimas Kanjeng ditangkap, mungkin masyarakat sudah berubah pikiran. Kita perbanyak jumlah posko untuk mempermudah masyarakat mengadukan permasalahannya," tegas kapolres, Selasa (27/9).

Saat ini, kepolisian masih memfokuskan kepada kasus pembunuhan yang diduga didalangi Dimas Kanjeng. Sedangkan perihal isu yang menyebutkan bahwa adanya kuburan massal dan sejumlah santri yang hilang sejak di padepokan, hingga kini polisi masih menelusuri dan mengumpulkan data. Untuk itu, posko yang sudah disediakan terbuka lebar bagi warga yang ingin melapor karena kehilangan kerabat atau temannya.