Kamis, 22 September 2016

Sat Reskoba Polres Probolinggo Amankan Dua Pemuda Pengedar Pil Dextro

PROBOLINGGO - Angggota Sat Reserse Narkoba Polres Probolinggo kembali berhasil mengamankan ribuan butir narkoba jenis pil. Adapun jenis pil yang diamankan Sat Reskoba Polres Probolinggo adalah dextro dan trihexyphenidyl. Ribuan pil tersebut diamankan dari dua pemuda yang patut diduga adalah seorang pengedar gelap obat keras.

ES (30) warga Desa Sebaung, Kecamatan Gending dan MD (25) warga desa Pendil, Kecamatan Banyuanyar berhasil di ringkus oleh Sat Resnarkoba Polres Probolinggo di Dalam rumah masing-masing tersangka, Selasa (20/9) pukul 12.08 Wib.

Saat digeledah dirumahnya. ES, di Dusun Taman Rt. 06 Rw. 03 Desa Sebaung Kecamatan Gending , petugas menemukan Satu pak plastik klip ukuran 4 x 6 cm, Satu buah tas pungung warna hitam, dan Satu buah Handphone samsung duos warna hitam. tidak hanya itu petugas juga mengamankan Pil warna kuning jenis Dextrometrophan sebanyak  228 butir, Pil warna putih jenis Trihexiphinidyl sebanyak 16 butir, dan Uang tunai sebesar Rp. 550.000,- sebagai barang bukti.

tidak hanya dirumah ES, petugas juga mengeledahi rumah MD di Dusun Mangar Rt. 03 Rw. 13
Desa Pendil Kecamatan Banyuanyar. lagi lagi petugas mendapati Satu botol plastik warna putih, Pil warna kuning jenis Dextrometrophan sebanyak  1000 butir, dan Pil warna putih jenis
Trihexiphinidyl sebanyak 1152 butir. Selain itu petugas juga mengamankan Satu buah Handphone samsung warna hitam dan Uang tunai sebesar Rp. 300.000,- untuk barang bukti.

Kedua pemuda itu diamankan ke Mapolres Probolinggo besert barang bukti. Selanjutnya kedua terduga ini akan melalui proses pemeriksaan kepolisian untuk mengembangkan pengusutan. Jika nantinya keduanya memang termasuk jaringan pengedar obat keras, nantinya keduanya akan dijerat pasal 196 subs 197 UU RI no. 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun kurungan dan denda maksimal 1 milyar rupiah.

Sat Reskoba Polres Probolinggo masih akan mengusut hasil penyidikan dari kedua terduga yang berhasil di amankan untuk mengungkap jaringan pengedar obat keras di kawasan Kabupaten Probolinggo.