Selasa, 04 Oktober 2016

Beberapa Aset Milik Dimas Kanjeng Diamankan Polisi

Probolinggo - Kepolisian Daerah Jawa Timur bersama Kepolisian Resor Probolinggo menyita sejumlah barang dari hasil penggeledahan polisi di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Mulai dari jubah sakti yang kerap digunakan saat Taat Pribadi mengeluarkan uang, pulpen ajaib, hingga singgasana dan mahkota miliknya.

Singgasana Taat yang digelari Sri Raja Prabu Rajasanagara itu berupa kursi yang menyatu dengan penutup di atasnya berbentuk seperti setengah sangkar. Kursi setinggi sekitar 1,5 meter itu terbuat dari kayu dan busa yang dilapisi kain berwarna dominan putih dan bermotif bunga. Sedangkan mahkotanya terbuat dari beludru hitam berhias manik-manik.

Di beberapa tayangan YouTube tampak mahkota yang sama, namun berwarna putih. Singgasana dan mahkota itu kemarin disita penyidik dari dalam rumah induk Taat di pedepokan. 

Taat pernah dilantik menjadi raja dengan gelar Sri Raja Prabu Rajasanagara dalam pengukuhan pada 11 Januari 2016 di pedepokannya. Pengukuhan itu dihadiri oleh sejumlah bangsawan yang tergabung dalam Asosiasi Kerajaan dan Keraton Indonesia (AKKI).

Selain menyita singgasana dan mahkota, polisi juga menyita puluhan lembar uang pecahan Rp 100 ribu, sejumlah perhiasan, dan kuitansi bukti pembayaran mahar uang dan formulir yang isinya tidak menuntut. Termasuk beberapa barang lain seperti kotak biasa yang dikatakan sebagai ATM. Dalam penggeledahan itu, polisi juga tidak menemukan adanya bunker.