Rabu, 09 November 2016

DPO Kasus Uang Palsu Berhasil Dibekuk Polres Probolinggo

Probolinggo - AS (45), warga Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, terpaksa meringkuk di jeruji besi Polres Probolinggo lantaran diduga menyimpan uang palsu dengan jumlah yang tak sedikit. Ia ditangkap anggota Satreskrim Polres Probolinggo Selasa (9/11) di rumahnya.

Tersangka yang sudah menjadi daftar pencarian orang (DPO) ini terlibat dalam kasus uang palsu yang sebelumnya terungkap Rabu (1/6) lalu. Saat itu anggota Satlantas Polres Probolinggo sedang melakukan operasi pemeriksaan kendaraan dan melakukan penggeledahan terhadap SH dan menemukan 4 koper yang berisi uang palsu dari berbagai negara. SH sendiri diketahui adalah anak tiri dari AS yang saat itu mengaku tidak mengetahui isi dari koper tersebut. Ia mengaku bahwa dia hanya disuruh SH untuk mengambil beberapa koper di Surabaya.

Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin, yang didampingi Wakapolres Kompol Hendy Kurniawan dan Kasat Reskrim AKP Harianto Rantesalu, menggelar pers release, Rabu (9/11) siang tadi. Kapolres menerangkan bahwa menurut pengakuan pelaku AS, uang palsu tersebut akan dibawa ke padepokan Dimas Kanjeng.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pengembangan terkait uang palsu ini dan dugaan keterkaitan dengan Dimas Kanjeng," ungkap Kapolres.