Senin, 19 Desember 2016

Dituduh Dukun Santet, Seorang Petani Tewas Dilempar Bondet

Probolinggo - Nasib tragis dialami Masto (55), seorang petani warga Desa Duren, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Ia tewas seketika, setelah dilempar bondet oleh sejumlah orang tak dikenal.

Aksi pelemparan bondet itu, terjadi pada Minggu (18/12) dini hari. Akibatnya, kepala korban pecah dengan menyisakan 30% bagian saja.

Menurut istri korban, Maryani, saat itu korban yang tengah tidur nyenyak di beranda rumahnya, dikejutkan oleh suara ketukan pintu dan mengucapkan salam. Korban lantas keluar untuk melihatnya, nahas korban malah dilempari bondet  dan mengenai bagian kepalanya. Korban langsung terhempas ke lantai dalam posisi terlentang bersimbah darah.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, motivasi pelaku membondet korban diduga lantaran isu ilmu santet yang dilakoni korban. Hal tersebut, didasarkan pada keahlian korban yang berprofesi sebagai seorang dukun, bagi sejumlah warga yang tinggal di kawasan lereng pegunungan Argopuro.

Sebelumnya korban dikenal warga hanya seorang petani, namun semenjak 2 tahun lalu, korban juga melayani ritual perdukunan. Hal itu, membuat warga resah dengan adanya aktifitas korban.

Aksi pelemparan bondet atau sejenis bom ikan ini, kini tengah ditangani satuan reserse dan kriminal Polres Probolinggo. Untuk keperluan penyelidikan, anggota Polsek Gading melakukan olah tempat kejadian perkara, dan mengamankan serpihan material ledakan. Sementara untuk hasil penyelidikan dilapangan, pelaku pelemparan bondet diduga 2 orang.