Kamis, 22 Desember 2016

Duar, Empat Orang Luka Bakar


HANCUR : Rumah milik Babun pada bagian dapur hancur
Probolinggo Warga Desa Sumber Secang Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo dikejutkan dengan suara ledakan Kamis (22/12) siang. Ternyata, ledakan tersebut berasal dari rumah Babun di Dusun Krajan Desa yang sedang merakit mercon. Akibat ledakan tersebut, empat orang mengalami luka bakar, tiga diantaranya harus dirujuk ke RSUD Waluyojati Kraksaan.

Empat korban yang menjadi ledakan mercon tersebut yakni bernama Babun (30) asal Dusun Krajan RW 03 RT 02 Desa Sumber Secang Kecamatan Gading, Ahmad (37) asal Desa Kaliacar Kecamatan Gading, Samsul (20) asal Desa Satreyan Kecamatan Maron dan Abu asal Desa Satreyan Kecamatan Maron.

Informasi yang didapat, empat orang ini mulai merakit mercon dari pagi sekitar pukul 08.00. Mereka rencananya, membuat mercon tersebut untuk meramaikan hajat dari salah satu korban yang bernama Abu. Setelah berselang beberapa jam, atau sekitar pukul 11.00 rumah Babun tepatnya di bagian dapur terdengar ledakan keras. “Nyaring sekali mas, paling tidak radius 2 kilometer mas,” jelas Kepala Desa Sumber Secang Ahmad Basyar kemarin.

Menurut Ahmad, kejadian ini baru pertama kali terjadi di desanya. Karena mereka merakit mercon untuk hajatannya Abu yang kurang dari 10 hari lagi. Tapi, mereka membuat di rumah Babun yang kebetulan masih saudara dengan bantuan dua teman abu yakni Ahmad dan Samsul. “Mungkin karena sepi makanya dibuat disini,” ujarnya.

Diduga, ledakan itu berasal dari putung rokok mereka yang saat bersamaan sedang mengisi bumbu mercon. “kemungkinan karena mereka merokok mas, akhirnya sampai meledak seperti itu,” jelas Ahmad.

Karena belum sempat menghindar, empat orang tersebut langsung mengalami luka bakar hingga 40 persen. Dari empat orang tersebut, tiga diantaranya langsung dilarikan ke RSUD Waluyojati. Sementara, satu orang atas nama abu hanya di rawat di puskesmas condong kecamatan gading. “Teraparah yakni Samsul dengan luka bakar mencapai 40 persen, sementara Ahmad dan Babun masih dibawahnya,” jelas dr Ina salah satu dokter jaga di RSUD Waluyo kemarin.