Senin, 26 Desember 2016

Mobil Politisi PKB Dibakar Orang Tak Dikenal

Probolinggo - Nahas menimpa Ketua Ranting PKB Desa Gading Kulon, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, As’ad Ali. Kemarin (24/12) sekitar pukul 02.00 WIB, mobilnya dibakar oleh orang tak dikenal saat diparkir di garasi rumahnya.

Kobaran api itu segera diketaui dan bisa segera dipadamkan korban. Sehingga, api yang sudah mulai membakar  bagian belakang mobil tak sampai melalap mobilnya hingga habis. Termasuk, rumah korban juga selamat dari ancaman si jago merah.

Seperti biasa, mobil sedan bernopol N 1437 YD itu diparkir  di garasi samping rumah korban. Namun, tidak ada pagar di rumah yang terletak di pinggir jalan Desa Gading Kulon, Kecamatan Banyuanyar itu. As’ad Ali mengatakan, saat itu, sekitar pukul 02.00 WIB, dirinya tengah salat malam. Kemudian, istrinya, Sumiati mendengar suara mencurigakan dari garasi. Karena istrinya takut untuk mengecek, Sumiati segera memberitahu dirinya. Sehingga, dirinya langsung mengeceknya. Ternyata, mobilnya  sudah terbakar.

“Waktu itu saya sempat lihat ada satu orang lari ke arah utara (jalan). Saya tidak mengejar orang itu, tapi saya langsung berusaha mengeluarkan mobil dengan cara didorong. Karena takut kebakaran mobil itu sampai kena rumah juga,” ungkap As'ad Ali.

Sekitar 30 menit lamanya As’ad  berusaha memadamkan api yang mulai melalap bagian belakang mobilnya. As’ad terus berusaha memadamkan api menggunakan air yang diambil menggunakan timba. “Paginya saya langsung laporan ke Polsek (Banyuanyar). Tadi (kemarin)  sudah ada polisi dari Polsek dan Polres yang datang  melakukan olah TKP (tempat  kejadian perkara) di sini,” tambahnya.

As’ad menduga, kejadian ini ada kaitannya dengan tindakannya sehari sebelumnya. Saat itu, As’ad memasang banner Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Malik Haramain di depan rumahnya. Tak lama  kemudian, ada seseorang yang menegurnya. Tapi, As’ad mengabaikannya karena banner itu dipasang di depan rumah dan di pekarangannya. Namun, kemarin banner itu tetap berdiri kokoh di tempatnya semula.

Atas kejadian ini, As’ad mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Kerugian itu didapat dari kaca bagian belakang mobilnya yang pecah. Serta, cat sebagian bodi mobilnya yang mengelupas.

Sementara itu, Kapolsek Banyuanyar AKP Adri masih mendalami kasus tersebut. Menurutnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Probolinggo untuk penyelidikan lebih lanjut.