Jumat, 23 Desember 2016

Sopir Mobil Tewas Usai Tabrakan Dengan Bus Pariwisata

Probolinggo - Sebuah bus pariwisata bertabrakan dengan mobil Panther di jalur pantura Kabupaten Probolinggo, Rabu (21/12/2016) dini hari. Akibat kecelakaan tersebut, sopir mobil tewas seketika karena terjepit badan mobil.

Evakuasi korban berlangsung dramatis, korban berhasil dikeluarkan satu jam kemudian setelah warga bersama polisi membongkar paksa badan mobil.

Kondisi mobil Phanter bernopol P1514 F yang dikemudikan oleh Hamid Baharisah, warga Situbondo, seluruh badan mobil tampak hancur tak berbentuk. Sementara jasad Hamid masih terjepit di dalam badan mobil.

Warga sekitar langsung berusaha mengeluarkan korban dari dalam mobil yang kondisinya ringsek. Minimnya peralatan membuat proses evakuasi berjalan lambat. Warga baru berhasil mengeluarkan jasad korban setelah satu jam kemudian. Selanjutnya korban langsung dibawa ke rumah sakit setempat.

Kecelakaan bermula saat mobil Phanter yang dikemudikan Hamid melintas di jalur pantura dari arah Surabaya menuju Situbondo. Tepatnya di Desa Kalisalam, Kecamatan Dringu, diduga korban hendak mendahului kendaraan truk yang ada di depannya.

Namun nahas, pada saat yang bersamaan muncul bus pariwisata nopol N 7231 S yang dikemudikan Slamet Riyadi dari arah yang berlawanan. Akibatnya, kecelakaan pun tak dapat dihindarkan. Usai bertabrakan, bus pariwisata tujuan Surabaya ini langsung masuk ke parit. Beruntung seluruh penumpang dalam kedadaan selamat.

Satlantas Polres Probolinggo langsung melakukan olah TKP guna memastikan penyebab kecelakaan. Akibat kejadian tersebut, jalur pantura Probolinggo – Situbondo mengalami kemacetan panjang sejauh dua kilo meter.

“Dugaan sementara pengemudi mobil mengantuk, sehingga mengalami kontra dengan bus pariwisata. Korban meninggal dunia di TKP,” kata Kanit Laka Polres Probolinggo Ipda Siswandi.