Senin, 30 Januari 2017

Kepergok Pakai Motor Curian, Babak Belur Dimassa

PROBOLINGGO - Rahmad (30), babak belur setelah menjadi bulan-bulanan massa. Warga Dusun Penanganan, Desa Segara, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo itu, tertangkap massa saat mengendarai sepeda motor  curian milik korban Wahyu.

Pencurian itu sendiri terjadi pada Jumat (6/1/2017) di tepi sawah Desa Sumber Suko, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Saat itu, korban Wahyu, warga  Desa Klenang Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, pergi ke sawah menggunakan sepeda motor Honda  Supra miliknya.

Sampai di sawah, sepeda motor itu diparkir di pinggir jalan, tak jauh dari sawah.  Siang sekitar pukul 12.00, korban  istirahat makan siang di tengah sawah. Jaraknya sekitar 50 meter dari tempat sepeda motornya  di parkir.

Korban lantas mengecek sepeda motornya. Alangkah terkejutnya,  saat itu sepeda motor sudah tidak ada di tempat semula. Saat itu juga, korban menghubungi perangkat Desa Dringu, Polsek  Dringu dan adiknya, Abdul Hamid yang tinggal di Desa Sawahan,  Kecamatan Tiris.

Mendapat kabar sepeda motor kakaknya hilang, Abdul Hamid, langsung pergi ke Dringu dengan mengendarai sepeda motor. Sampai di jalan Desa Gading Kulon,  Banyuanyar, Hamid berpapasan dengan tersangka yang mengendarai sepeda motor korban. Saat itu juga, Hamid menghentikan tersangka.

”Tanpa sengaja saksi Hamid papasan dengan tersangka  yang saat itu mengendarai motor korban. Saksi langsung mengejar tersangka ke selatan dan menghadangnya. Tapi, tersangka putar arah ke utara dan langsung  kabur,” terang Kapolsek Dringu AKP Suparmin melalui Kanit Reskrim Ipda Sugeng.

Melihat tersangka kabur, Hamid  kembali mengejar. Terjadilah kejar-kejaran antara Hamid dan tersngka. Sampai di simpang empat Banyuanyar, Hamid langsung berteriak maling. Warga sekitar yang mendengar teriakan Hamid, langsung bergerak.

Mereka langsung menghadang tersangka. Namun, tersangka tak menyerah begitu saja. Tersangka menghentikan motornya. Dia langsung membonceng sepeda motor Honda Blade yang melaju di belakangnya. Diduga, pengendara Honda Blade adalah rekan tersangka yang ikut mencuri motor korban.

Beruntung, warga sigap. Mereka menarik tersangka dari sepeda motor Honda Blade. Tersangka pun langsung jatuh. ”Setelah  jatuh dari motor, tersangka Rahmad ini lari ke utara. Akhirnya, massa berhasil menangkap tersangka di Sumberpoh, Kecamatan Maron,” terangnya. Disinilah,  tersangka lantas dipukul beramai-ramai hingga babak belur. Anggota Polsek pun segera melerai keributan tersebut dan membawa tersangka ke Mapolsek Dringu guna pemeriksaan lebih lanjut.