Minggu, 26 Februari 2017

Apel Besar Saka Bhayangkara, Ini Pesan Kapolda Jatim



PROBOLINGGO-Ratusan anggota Pramuka dari Saka Bhayangkara menghadiri Apel Besar Saka Bhayangkara se-Jawa Timur di Stadion Letjend. H. Soedirman Desa Campurejo Kecamatan Kota Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro pada Minggu (26/02/2017). Dalam kegiatan tersebut kapolda jawa timur mengajar masyarakat peran aktif dalam mencegah dan menanggulangi kejahatan apapun. Hal itu disampaikan Wakapolda Jatim Brigjen Pol Gatot Subroto yang mewakili kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir jajaran Polda Jawa Timur, Kapolres Tuban, Bupati Bojonegoro serta kasat Binmas Polres Probolinggo, AKP Hendrix Kusuma Wardhana.

Dalam kegiatan itu, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Gatot Subroto membacakan amanat Kapolda jatim yang mengajak masyarakat untuk Partisipasi aktif dalam rangka mencegah dan menanggulangi kejahatan ataupun gejala-gejala sosial yang mengarah menjadi gangguan kamtibmas.

Dalam Pelaksanaan Apel Besar Pramuka Saka Bhayangkara yang mengambil tema “Meningkatkan dan memupuk solidaritas sesama anggota saka bhayangkara guna mendukung tugas polri dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif di jawa timur”,

Brigjen Pol Gatot menilai tema tersebut strategis untuk dijadikan momentum guna membangkitkan kembali semangat gerakan pramuka saka bhayangkara maupun pramuka jawa timur sebagai wadah pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak muda yang kreatif dan memiliki semangat tinggi.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu implementasi amanat undang-undang nomor 2 tahun 2002 tentang kepolisian negara republik indonesia bahwa bagian tugas pokok polri adalah membina masyarakat agar memiliki kesadaran hukum sehingga warga masyarakat taat terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kita perlu Partisipasi aktif masyarakat dalam rangka mencegah, menangkal, dan menanggulangi kejahatan ataupun gejala-gejala sosial yang mengarah menjadi gangguan kamtibmas sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang aman dan tertib,” jelasnya.

Menurut Wakapolda Jatim Brigjen Pol Gatot Subroto, indonesia sebagai bangsa yang besar dengan jumlah penduduk mencapai kurang lebih 250 juta jiwa, tantangan yang dihadapi juga semakin besar, mulai dari kemiskinan, kesenjangan sosial, pengangguran, kenakalan remaja, narkoba serta konflik-konflik masyarakat lainnya.

Seiring dengan adanya kompetisi antar kawasan dan antar negara, kedepan tantangan yang akan dihadapi menjadi lebih berat, untuk itu diperlukan daya saing dan produktifitas sumber daya manusia yang tinggi.

“Adik-adik pramuka saka bhayangkara sekalian harus benar-benar mempersiapkan diri untuk menjadi generasi muda indonesia yang tangguh dan kompeten, memiliki sikap taqwa kepada tuhan yang maha esa, mencintai sesama, rela menolong, tabah, sopan santun, berbudi pekerti yang luhur, selalu ingin melakukan yang terbaik sehingga dapat diandalkan, bertanggung jawab atas segala kewajiban dan tindakan yang telah dilakukan, memiliki kepercayaan diri dan optimisme yang tinggi, tekun, terampil, serta senantiasa mengamalkan tri satya dan dasa darma pramuka,” pesannya.

Wakapolda juga meminta kepada adik-adik pramuka untuk menerapkan nilai-nilai yang terkandung didalam tri satya dan dasa darma pramuka pada kehidupan sehari-hari dan mewujudkan dengan perbuatan guna mengubah diri menjadi lebih baik dalam menyongsong masa depan yang gemilang.

Sebelum mengakhiri sambutan, Wakapolda mengajak seluruh anggota pramuka saka bhayangkara jawa timur agar senantiasa mengikuti perkembangan kemajuan tehnologi informasi dan komunikasi yang berkembang pesat untuk dimanfaatkan sebagai media penyampaian pesan-pesan pemeliharaan kamtibmas dan tidak menggunakan media sosial untuk hal-hal yang negatif seperti mencela, mengumpat, merendahkan orang lain, menebar kebencian, kebohongan, serta mengadu domba karena dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa kita.

“Gunakan media sosial untuk mengajak adik-adik lainnya bergabung dengan gerakan pramuka guna mewujudkan generasi muda yang berkarakter, tangguh, sehat dan bersahabat,” tutur Brigjen Pol Gatot Subroto saat memimpin Apel Besar Pramuka Saka Bhayangkara se-Jawa Timur di Stadion Letjend. H. Soedirman Bojonegoro. (humas/rob)