Senin, 06 Februari 2017

Dituding Bawa Kabur Keponakan, Tewas Setelah Kalah Carok

PROBOLINGGO - Carok dipilih oleh dua warga di Desa Jurang Jero, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, untuk menyelesaikan masalah. Akibatnya, satu orang tewas meregang nyawa setelah mengalami luka bacok sementara satu pelaku melarikan diri.

Carok berujung maut ini melibatkan Mustofa alias Akbar (40), warga Desa Jurang Jero, Kecamatan Gading, melawan Bambang Edi (40), warga Desa Krobungan, Kecamatan Krucil.

Peristiwa berdarah ini harus ditebus dengan nyawa Bambang Edi, yang tewas di lokasi kejadian setelah mendapat sejumlah luka di tubuhnya. Luka-luka ini didapat setelah Mustofa kalap dan membacok korban.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (5/2/2017u) sekitar pukul 20.00 di dekat Balai Desa Jurang Jero. Tak ada yang tahu secara pasti, asal muasal peristiwa berdarah itu terjadi. Warga sekitar sudah mendapati Bambang Edi terkapar dengan sejumlah luka di tubuhnya.

“Nggak tahu kejadiannya secara pasti, tahunya korban sudah tergeletak. Setahu saya keduanya berteman,” kata Saleh, salah satu warga.

Menurut Kapolsek Gading AKP Sugeng Supriyantoro, sebelum kejadian korban Bambang Edi ditelepon oleh Mustofa dan ditantang carok. Pasalnya, korban diduga membawa kabur LS, keponakan pelaku yang telah bersuami dari rumah selama satu minggu.

Merasa tak berbuat, korban sengaja mendatangi rumah pelaku hendak mengklarifikasi tuduhan tersebut. Namun, saat keduanya bertemu tak ada titik temu dan cekcok pun terjadi.

Keduanya kemudian berkelahi di dapur, tetapi Mustofa yang sudah siap dengan senjata tajam berhasil melukai korban. Merasa kalah, korban Bambang kemudian lari, namun nyawanya tak tertolong dan tergeletak di depan rumah pelaku.

“Pelaku kabur ketika anggota kami mendatangi lokasi. Saat ini kami tengah melakukan pengejaran pada pelaku yang diduga lari ke hutan yang berada di sekitar TKP,” ujar Kapolsek Gading.